{"id":27521,"date":"2025-10-17T13:57:55","date_gmt":"2025-10-17T05:57:55","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=27521"},"modified":"2025-10-17T05:57:57","modified_gmt":"2025-10-17T05:57:57","slug":"polsek-sekotong-menyapa-sekolah-cegah-bullying-dan-pernikahan-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/17\/polsek-sekotong-menyapa-sekolah-cegah-bullying-dan-pernikahan-dini\/","title":{"rendered":"Polsek Sekotong Menyapa Sekolah, Cegah Bullying dan Pernikahan Dini"},"content":{"rendered":"<p><b>Lombok Barat,\u00a0NTB<\/b>\u00a0\u2013 Kepolisian Sektor (Polsek)\u00a0Sekotong,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, semakin intensif mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program inovatif bertajuk \u201cPolsek Sekotong Menyapa Sekolah\u201d. Pada Kamis, 16 Oktober 2025, kegiatan edukatif yang komprehensif ini menyambangi SMA NW Islam 1 Sekotong,\u00a0Kecamatan Sekotong,\u00a0Kabupaten Lombok Barat, dengan fokus utama pada pencegahan perundungan (bullying), pernikahan dini, dan penyalahgunaan narkoba.<\/p>\n<p>Program yang dimulai pukul 09.30 WITA ini melibatkan sejumlah personel\u00a0Polsek Sekotong, antara lain Ps. Kanit Binmas AIPTU I. Komang Sunantara, Unit Lantas AIPDA Iskandar, dan Bamin Binmas BRIPDA Rahman. Mereka berinteraksi langsung dengan Kepala Sekolah SMA NW 1 Sekotong, Ibu Siti Hartina S.Pd., para guru pengajar, serta seluruh siswa-siswi, menjalin silaturahmi sekaligus memberikan bekal pengetahuan penting untuk masa depan pelajar.<\/p>\n<h3>Polsek Sekotong Hadir Membangun Karakter dan Etika Pelajar<\/h3>\n<p>Inisiatif \u201cPolsek Sekotong Menyapa Sekolah\u201d merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Selain itu, program ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pihak kepolisian dengan institusi\u00a0pendidikan.<\/p>\n<p>Ps. Kanit Binmas Polsek Sekotong, AIPTU I. Komang Sunantara, dalam sambutannya menekankan pentingnya silaturahmi ini sebagai upaya preventif. \u201cKami hadir di sini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk menjadi mitra sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi muda. Kami ingin memastikan siswa-siswi kita memiliki karakter budi pekerti dan etika yang baik dalam pergaulan sehari-hari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h3>Edukasi Krusial: Bahaya Bullying, Narkoba, dan Pernikahan Dini<\/h3>\n<p>Dalam sesi\u00a0edukasi, sejumlah materi krusial disampaikan dengan gaya bahasa yang mudah diterima oleh para pelajar. Topik perundungan atau bullying menjadi sorotan utama. Personel Polsek Sekotong memberikan himbauan tegas bahwa tindakan bullying, baik secara verbal maupun fisik, sangat merugikan korban dan dapat meninggalkan dampak psikologis yang mendalam. Mereka mengajak seluruh siswa untuk saling menghargai dan menciptakan suasana persahabatan di sekolah.<\/p>\n<p>Isu pernikahan dini juga disosialisasikan secara mendalam. Dijelaskan bahwa pernikahan di usia sekolah atau remaja dapat berdampak negatif pada kesehatan reproduksi, mental, serta menghambat cita-cita dan masa depan para pelajar. Para siswa diberikan pemahaman bahwa kesiapan fisik dan mental adalah kunci utama sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, sejalan dengan aturan yang berlaku di Indonesia.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, bahaya penyalahgunaan narkoba juga disampaikan sebagai ancaman serius yang dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi muda. Siswa-siswi diingatkan untuk menjauhi segala bentuk zat adiktif. Selain itu, edukasi tentang\u00a0kenakalan remaja\u00a0yang berpotensi menjadi tindak pidana serta pentingnya tertib berlalu lintas dengan selalu menggunakan helm dan melengkapi perlengkapan berkendara, turut menjadi bagian penting dari kegiatan ini.<\/p>\n<h3>Kapolsek Tekankan Peran Aktif Siswa Menjadi Generasi Unggul<\/h3>\n<p>Menanggapi kegiatan ini, Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa edukasi dini sangat penting untuk membentengi pelajar dari pengaruh negatif.<\/p>\n<p>\u201cProgram \u2018Polsek Sekotong Menyapa Sekolah\u2019 adalah langkah proaktif kami untuk mencetak generasi unggul yang berkarakter. Kami ingin siswa-siswi di Sekotong ini tumbuh menjadi individu yang taat hukum dan beretika,\u201d kata Iptu I Ketut Suriarta.<\/p>\n<p>Ia juga menambahkan dorongan inspiratif bagi para pelajar yang bercita-cita menjadi anggota\u00a0Polri. \u201cBagi adik-adik yang memiliki keinginan untuk menjadi anggota Polri, persiapkan diri kalian dari sekarang. Tingkatkan kedisiplinan, rajin belajar, dan jaga kesehatan fisik. Masa depan bangsa ada di tangan kalian,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<h3>Apresiasi dan Dampak Positif dari Pihak Sekolah<\/h3>\n<p>Kepala Sekolah SMA NW 1 Sekotong, Siti Hartina S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan program ini.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat berterima kasih kepada jajaran Polsek Sekotong atas kegiatan \u2018Menyapa Sekolah\u2019 ini. Program ini sangat efektif untuk mendekatkan siswa-siswi kami dengan kepolisian dan menjalin kerja sama yang erat,\u201d ujar Ibu Siti Hartina.<\/p>\n<p>Beliau juga menekankan pentingnya\u00a0sinergi\u00a0antara sekolah dan Polsek. \u201cMelalui kegiatan ini, kami yakin dapat lebih efektif dalam membangun karakter budi pekerti dan etika dalam pergaulan sehari-hari siswa. Kami berharap dengan adanya edukasi langsung dari Unit Binmas Polsek Sekotong, kasus perundungan\/bullying dan kenakalan remaja yang marak terjadi di kalangan siswa dapat dicegah secara signifikan di lingkungan SMA NW 1 Sekotong,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Keberhasilan program ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Polsek Sekotong dan pihak sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari perilaku negatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013 Kepolisian Sektor (Polsek)\u00a0Sekotong,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27523,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27521","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27521","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27521"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27521\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27522,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27521\/revisions\/27522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}