{"id":27499,"date":"2025-10-17T12:49:05","date_gmt":"2025-10-17T04:49:05","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=27499"},"modified":"2025-10-17T04:49:06","modified_gmt":"2025-10-17T04:49:06","slug":"bhabinkamtibmas-kuripan-dorong-warga-mandiri-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/17\/bhabinkamtibmas-kuripan-dorong-warga-mandiri-pangan\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Kuripan Dorong Warga Mandiri Pangan"},"content":{"rendered":"<p><b>Lombok Barat,\u00a0NTB<\/b>\u00a0\u2013 Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat, melalui peran aktif\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0di wilayah\u00a0Polsek\u00a0Kuripan, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional. Upaya ini diwujudkan dalam kunjungan dan dialog langsung dengan masyarakat, khususnya para\u00a0petani\u00a0dan peternak, untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan\u00a0lahan produktif.<\/p>\n<p>Pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, kegiatan sambang ini dilaksanakan secara intensif oleh Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Jagaraga, AIPTU I Gede Dodit. Bertempat di\u00a0Dusun Tegal,\u00a0Desa\u00a0Jagaraga, kunjungan difokuskan kepada salah seorang\u00a0warga\u00a0binaan yang juga merupakan petani, Ibu Rohaniah.<\/p>\n<h3><b>Sinergi Polri dan Petani Perkuat Fondasi Pangan Lokal<\/b><\/h3>\n<p>Kunjungan Bhabinkamtibmas ke sentra\u00a0pertanian\u00a0ini bukan sekadar rutinitas, melainkan implementasi nyata dari arahan pimpinan\u00a0Polri\u00a0untuk menjadikan Bhabinkamtibmas sebagai motor penggerak pembangunan di desa, termasuk dalam sektor vital\u00a0ketahanan\u00a0pangan. AIPTU I Gede Dodit hadir untuk memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya\u00a0kemandirian pangan\u00a0di tingkat rumah tangga maupun desa.<\/p>\n<p>Dalam dialognya, AIPTU I Gede Dodit mendorong petani dan peternak di Dusun Tegal untuk tidak hanya mengandalkan\u00a0hasil panen\u00a0utama, tetapi juga memanfaatkan\u00a0pekarangan rumah\u00a0atau lahan kosong yang kurang produktif untuk ditanami tanaman pangan, budidaya ternak skala kecil, atau perikanan. Konsep ini sejalan dengan\u00a0program pemerintah\u00a0yang menekankan diversifikasi dan ketangguhan pangan dari hulu.<\/p>\n<p>\u201cKami terus mengajak seluruh warga, terutama para petani dan peternak, agar memaksimalkan setiap jengkal tanah yang dimiliki. Ketahanan\u00a0pangan nasional\u00a0itu dimulai dari dapur rumah tangga kita sendiri,\u201d ujar AIPTU I Gede Dodit. \u201cPekarangan yang biasanya kosong, bisa kita sulap menjadi kebun sayuran bergizi, kolam ikan kecil, atau kandang ternak untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Jika setiap rumah tangga mandiri pangan, maka desa kita akan tangguh dan secara otomatis mendukung program\u00a0ketahanan pangan nasional,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3><b>Antusiasme Warga dan Dukungan Penuh dari Kapolsek Kuripan<\/b><\/h3>\n<p>Respon positif ditunjukkan oleh Ibu Rohaniah selaku petani yang dikunjungi. Ia menyambut baik ajakan dan motivasi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas. Silaturahmi yang terjalin erat ini menjadi kunci keberhasilan dalam penyampaian pesan-pesan strategis.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat senang dikunjungi Pak Bhabinkamtibmas. Kami jadi semakin termotivasi untuk menanam lebih banyak sayur dan memanfaatkan lahan yang ada. Dengan adanya dukungan dan perhatian dari Kepolisian, kami merasa tidak sendiri dalam berusaha,\u201d tutur Ibu Rohaniah dengan penuh semangat, memastikan kesediaannya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan.<\/p>\n<p>Kapolsek Kuripan,\u00a0Polres Lombok Barat, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas AIPTU I Gede Dodit merupakan wujud komitmen\u00a0Polsek Kuripan\u00a0dalam mendukung kebijakan pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cPeran Bhabinkamtibmas dalam isu ketahanan pangan adalah mutlak. Mereka adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami berharap, melalui pendampingan intensif seperti yang dilakukan oleh AIPTU I Gede Dodit, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan semakin meningkat,\u201d jelas Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H.<\/p>\n<p>Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini secara berkelanjutan akan terus dilaksanakan, tidak hanya sebatas kunjungan, tetapi juga pendampingan dan fasilitasi komunikasi antara petani\/peternak dengan instansi terkait lainnya, seperti Dinas Pertanian atau Penyuluh Lapangan. Hal ini bertujuan agar segala kendala yang dihadapi masyarakat dalam upaya produksi pangan dapat segera teratasi.<\/p>\n<h3><b>Membangun Komunikasi Efektif untuk Situasi Kondusif<\/b><\/h3>\n<p>Selain mendorong program ketahanan pangan, kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga memiliki fungsi vital dalam menjaga stabilitas\u00a0keamanan dan ketertiban masyarakat\u00a0(Kamtibmas). Kunjungan rutin yang dilakukan AIPTU I Gede Dodit berhasil menciptakan hubungan silaturahmi dan komunikasi yang sangat baik dengan warga binaan di Dusun Tegal, Desa Jagaraga.<\/p>\n<p>Komunikasi dua arah ini menjadi saluran efektif untuk mendengarkan aspirasi warga, mendeteksi potensi permasalahan Kamtibmas sejak dini, sekaligus menyosialisasikan informasi penting dari kepolisian. Situasi di lokasi kegiatan terpantau lancar dan sangat kondusif, mencerminkan\u00a0sinergi\u00a0yang harmonis antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan masyarakat.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai ini menegaskan bahwa Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, akan terus hadir sebagai mitra strategis masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan tetapi juga dalam program-program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan ketahanan nasional. Komitmen ini diharapkan dapat menjadikan Desa Jagaraga, dan wilayah Lombok Barat secara keseluruhan, semakin tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013 Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat, melalui peran aktif\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0di wilayah\u00a0Polsek\u00a0Kuripan,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27501,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27500,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27499\/revisions\/27500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}