{"id":27332,"date":"2025-10-14T14:22:06","date_gmt":"2025-10-14T06:22:06","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=27332"},"modified":"2025-10-14T06:22:07","modified_gmt":"2025-10-14T06:22:07","slug":"panen-jagung-di-lombok-barat-dikawal-polisi-hasilnya-meningkat-tajam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/14\/panen-jagung-di-lombok-barat-dikawal-polisi-hasilnya-meningkat-tajam\/","title":{"rendered":"Panen Jagung di Lombok Barat Dikawal Polisi, Hasilnya Meningkat Tajam"},"content":{"rendered":"<p><b>LOMBOK BARAT<\/b>\u00a0\u2013 Dukungan nyata terhadap program\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional terus diwujudkan oleh jajaran Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat (Polres Lobar), Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, kegiatan pendampingan dan monitoring panen\u00a0jagung\u00a0yang dilakukan oleh Bhayangkara Pembina\u00a0Keamanan dan Ketertiban Masyarakat\u00a0(Bhabinkamtibmas) menjadi sorotan utama, memastikan proses produksi\u00a0pertanian\u00a0berjalan aman dan optimal.<\/p>\n<p>Pada hari Senin, 13 Oktober 2025, suasana pagi yang cerah di Dusun Lemukek Lauq,\u00a0Desa Babussalam,\u00a0Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, diwarnai oleh aktivitas\u00a0panen raya jagung\u00a0Kelompok Tani\u00a0Sejahtera. Sejak pukul 11.00 Wita hingga selesai,\u00a0Bripka Ketut Sanjaya, Bhabinkamtibmas\u00a0Desa\u00a0Babussalam, hadir di lokasi untuk memonitor dan mengamankan jalannya kegiatan yang melibatkan puluhan buruh panen. Kehadiran personel\u00a0Polri\u00a0ini menegaskan komitmen institusi dalam mendukung sektor pertanian sebagai pilar utama\u00a0ketahanan\u00a0pangan.<\/p>\n<h3>Peran Aktif Bhabinkamtibmas dalam Mendukung Produktivitas Petani<\/h3>\n<p>Bripka Ketut Sanjaya terlihat berinteraksi langsung dengan pemilik lahan, Bapak Muhlis, serta para buruh panen, memastikan semua tahapan berjalan lancar. Lahan jagung seluas 30 are (sekitar 0,3 hektar) milik Bapak Muhlis menjadi fokus monitoring hari itu. Kegiatan pendampingan ini bukan sekadar formalitas, namun merupakan bagian dari tugas Bhabinkamtibmas untuk menciptakan iklim usaha tani yang kondusif, sekaligus berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara\u00a0petani\u00a0dengan pihak terkait, termasuk masalah harga jual dan distribusi.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran kami di sini adalah untuk memastikan proses panen berjalan aman, tertib, dan tanpa gangguan\u00a0kamtibmas. Selain itu, kami ingin memastikan bahwa hasil kerja keras petani mendapatkan nilai yang optimal,\u201d ujar Bripka Ketut Sanjaya di sela-sela kegiatan.<\/p>\n<p>Hasil panen\u00a0di lahan tersebut diperkirakan menghasilkan jagung tongkolan sebanyak\u00a0<span class=\"math-inline\"><span class=\"katex\"><span class=\"katex-html\" aria-hidden=\"true\"><span class=\"base\"><span class=\"mord text\"><span class=\"mord\">4250\u00a0kg<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span>. Hasil produksi yang cukup signifikan ini kemudian dibeli oleh Bapak Muzamin, seorang pengepul atau tengkulak sodagar yang akan membawa jagung-jagung tersebut ke tempat bersangkutan di lingkungan Aik Ampat, Kelurahan Dasan Geres,\u00a0Kecamatan Gerung. Proses transaksi dan pengangkutan hasil panen yang diawasi langsung oleh Bhabinkamtibmas ini bertujuan untuk meminimalkan potensi praktik kecurangan atau gejolak harga di tingkat petani.<\/p>\n<h3>Kamtibmas dan Ketahanan Pangan: Sinergi yang Kuat<\/h3>\n<p>Pendampingan oleh Bhabinkamtibmas ini memiliki dampak ganda, yaitu tercapainya situasi\u00a0keamanan dan ketertiban\u00a0masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, serta memastikan tercapainya hasil panen yang maksimal untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Sektor pertanian, khususnya jagung, di Lombok Barat memang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan regional maupun nasional. Berdasarkan data dan tren terkini, wilayah NTB, termasuk Lombok Barat, terus didorong untuk menjadi lumbung jagung nasional.<\/p>\n<p>Menanggapi kegiatan ini, Kapolsek\u00a0Labuapi,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, memberikan apresiasi. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan masyarakat, khususnya kelompok tani, adalah kunci keberhasilan program ketahanan pangan.<\/p>\n<p>\u201cKami menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Babussalam, Bripka Ketut Sanjaya, merupakan wujud nyata implementasi dari tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa petani di wilayah hukum kami merasa aman dan terdukung dalam proses produksi mereka,\u201d tegas Ipda I Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kapolsek Labuapi menambahkan, \u201cTercapainya hasil panen yang maksimal dan proses distribusi yang lancar seperti hari ini, adalah indikator bahwa situasi di lapangan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami akan terus intensifkan kegiatan serupa di desa-desa lain untuk mengawal program unggulan pemerintah ini.\u201d<\/p>\n<h3>Masa Depan Pangan yang Terjaga<\/h3>\n<p>Aktivitas monitor panen ini menjadi salah satu contoh praktik terbaik bagaimana aparat keamanan dapat berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Dukungan ini diharapkan dapat memacu semangat petani untuk terus meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga\u00a0stabilitas harga\u00a0dan pasokan pangan di Lombok Barat. Dengan\u00a0sinergi\u00a0yang kuat antara Polri, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan yang optimal dapat tercapai. Kegiatan pada hari itu secara keseluruhan berjalan aman, lancar, serta situasi di Dusun Lemukek Lauq tetap kondusif, menegaskan kehadiran Polri yang proaktif dan humanis di tengah masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOMBOK BARAT\u00a0\u2013 Dukungan nyata terhadap program\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional terus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27334,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27332"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27332\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27333,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27332\/revisions\/27333"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}