{"id":27226,"date":"2025-10-13T13:28:44","date_gmt":"2025-10-13T05:28:44","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=27226"},"modified":"2025-10-13T05:28:44","modified_gmt":"2025-10-13T05:28:44","slug":"sinergi-di-desa-gelogor-bhabinkamtibmas-dan-ppl-jadi-garda-depan-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/13\/sinergi-di-desa-gelogor-bhabinkamtibmas-dan-ppl-jadi-garda-depan-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Sinergi di Desa Gelogor: Bhabinkamtibmas dan PPL Jadi Garda Depan Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kediri,\u00a0Lombok Barat\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Sinergi\u00a0antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan penyuluh\u00a0pertanian\u00a0di tingkat\u00a0desa\u00a0terus diperkuat dalam rangka mewujudkan\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional. Kali ini, semangat tersebut tampak nyata dalam kegiatan sambang yang dilaksanakan oleh\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Gelogor, Aipda Ahyar Haryanto, bersama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian, di Dusun Gelogor Pusat pada Senin (13\/10\/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah, melalui aparatnya di lini terdepan, untuk memotivasi\u00a0warga\u00a0agar lebih giat dalam sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.<\/p>\n<p>Fokus utama dari kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.31 WITA ini adalah meninjau langsung inisiatif warga dalam mendukung program\u00a0ketahanan\u00a0pangan, khususnya pembangunan kandang ayam. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan PPL Pertanian di tengah-tengah masyarakat Dusun Gelogor Pusat tidak hanya sebatas monitoring, namun juga sebagai bentuk pendampingan dan fasilitasi bagi warga yang berupaya mandiri dalam penyediaan pangan.<\/p>\n<h3>Membangun Fondasi Kemandirian Pangan dari Tingkat Desa<\/h3>\n<p>Program ketahanan pangan telah menjadi prioritas utama pemerintah, bahkan diamanatkan melalui penggunaan minimal 20% dari Dana Desa untuk membiayai kegiatan yang mendukung ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan pangan. Inisiatif pembangunan kandang ayam oleh warga di Gelogor Pusat merupakan contoh konkret bagaimana masyarakat memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, sekaligus berpotensi meningkatkan perekonomian rumah tangga.<\/p>\n<p>Aipda Ahyar Haryanto menjelaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pemeliharaan\u00a0keamanan dan ketertiban masyarakat\u00a0(Kamtibmas), melainkan juga merangkul peran aktif dalam pembangunan ekonomi desa, terutama di sektor pangan. Kehadirannya bersama PPL Pertanian adalah untuk memastikan bahwa upaya warga berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang diharapkan.<\/p>\n<p>\u201cKetahanan pangan harus dimulai dari desa. Kami, sebagai Bhabinkamtibmas, hadir bukan hanya untuk\u00a0patroli Kamtibmas, tetapi juga untuk menjadi\u00a0<i>support system<\/i>\u00a0bagi warga yang berjuang meningkatkan kesejahteraan mereka melalui bertani, berkebun, dan beternak,\u201d tegas Aipda Ahyar Haryanto di sela-sela kegiatan sambang.<\/p>\n<h3>Motivasi dan Pendampingan: Kunci Sukses Ketahanan Pangan<\/h3>\n<p>Dalam kegiatan sambang tersebut, Aipda Ahyar Haryanto bersama PPL Pertanian tidak hanya melihat kondisi fisik kandang ayam yang sedang dibangun, tetapi juga berdiskusi secara interaktif dengan warga. Mereka memberikan motivasi serta masukan teknis terkait manajemen ternak, penggunaan pakan, hingga potensi pemasaran hasil ternak. Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan PPL Pertanian sangat krusial, di mana Bhabinkamtibmas menjamin ekosistem yang aman dan kondusif, sementara PPL memberikan panduan keahlian di bidang pertanian dan peternakan.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat memotivasi warga agar lebih giat. Kandang ayam yang sedang dibangun ini adalah langkah yang sangat baik. Kami berharap, dengan adanya dorongan ini, warga semakin semangat dalam beternak, sehingga kebutuhan protein lokal tercukupi dan bahkan bisa menjadi sumber pendapatan tambahan,\u201d ujar Aipda Ahyar Haryanto, menekankan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis pangan.<\/p>\n<p>Pendampingan ini juga menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan instansi terkait. Jika terdapat kendala teknis dalam budidaya atau permasalahan terkait perizinan dan akses\u00a0pasar, Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam memfasilitasi solusi, berkolaborasi dengan perangkat desa, PPL, dan instansi lain.<\/p>\n<h3>Dampak Positif pada Pembangunan Ekonomi Lokal<\/h3>\n<p>Pengembangan sektor peternakan, seperti budidaya ayam yang dilakukan warga Gelogor Pusat, memiliki dampak berganda (<i>multiplier effect<\/i>) bagi pembangunan\u00a0ekonomi lokal. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi harian, surplus\u00a0hasil panen\u00a0atau ternak dapat dijual, yang secara langsung meningkatkan pendapatan rumah tangga. Hal ini sejalan dengan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa, yaitu mewujudkan Desa Tanpa Kelaparan.<\/p>\n<p>Aipda Ahyar Haryanto berharap, inisiatif yang dilakukan warga Gelogor Pusat ini dapat menular ke dusun-dusun lain. \u201cKami ingin melihat setiap rumah tangga memiliki inisiatif produktif di bidang pangan, baik itu budidaya ikan, sayuran di pekarangan, atau peternakan skala kecil. Semangat ini adalah modal utama kita menuju\u00a0kemandirian pangan\u00a0desa yang berkelanjutan,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Kegiatan sambang dan pendampingan ini membuktikan bahwa aparat kepolisian di level desa, melalui Bhabinkamtibmas, telah bertransformasi menjadi mitra strategis dalam pembangunan. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan dan kemandirian pangan masyarakat desa, sejalan dengan\u00a0program pemerintah\u00a0dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan dari akar rumput.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kediri,\u00a0Lombok Barat\u00a0\u2013\u00a0Sinergi\u00a0antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan penyuluh\u00a0pertanian\u00a0di tingkat\u00a0desa\u00a0terus diperkuat dalam rangka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27228,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27226","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27226","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27226"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27226\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27227,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27226\/revisions\/27227"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27226"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27226"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27226"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}