{"id":27082,"date":"2025-10-10T14:02:34","date_gmt":"2025-10-10T06:02:34","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=27082"},"modified":"2025-10-10T06:02:35","modified_gmt":"2025-10-10T06:02:35","slug":"bhabinkamtibmas-dorong-semangat-petani-jagung-di-lombok-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/10\/bhabinkamtibmas-dorong-semangat-petani-jagung-di-lombok-barat\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Dorong Semangat Petani Jagung di Lombok Barat"},"content":{"rendered":"<p><b>Lombok Barat,\u00a0NTB<\/b>\u00a0\u2013 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung\u00a0program pemerintah\u00a0di sektor\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional. Salah satu garda terdepan dalam upaya ini adalah Bintara Pembina\u00a0Keamanan dan Ketertiban Masyarakat\u00a0(Bhabinkamtibmas) yang aktif berinteraksi dan mendampingi masyarakat di\u00a0desa\u00a0binaan. Seperti yang dilakukan oleh\u00a0Bhabinkamtibmas Desa Kuranji\u00a0Dalang,\u00a0Polsek Labuapi,\u00a0Polres Lombok Barat, yang pada Kamis, 9 Oktober 2025, secara intensif melakukan monitoring dan memberikan motivasi kepada para\u00a0petani\u00a0jagung\u00a0di wilayahnya.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita ini berlokasi di Dusun Mapak Barat,\u00a0Desa Kuranji\u00a0Dalang, dan secara khusus menyasar para petani komoditas jagung. Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah lahan\u00a0pertanian\u00a0menjadi simbol sinergi kuat antara\u00a0Polri dan masyarakat\u00a0dalam menjaga stabilitas pasokan\u00a0pangan.<\/p>\n<h3>Peran Sentral Bhabinkamtibmas dalam Ekosistem Pertanian<\/h3>\n<p>Bripka Okto M., selaku Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang, melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari tugas tambahan Polri yang tidak hanya fokus pada aspek\u00a0keamanan dan ketertiban\u00a0masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga turut serta dalam pembangunan ekonomi desa, khususnya melalui sektor pertanian. Dalam kunjungan tersebut, Bripka Okto M. tidak hanya sekadar memantau kondisi tanaman jagung, tetapi juga memanfaatkan momen ini untuk menyerap berbagai informasi dan aspirasi langsung dari para petani.<\/p>\n<p>Tujuan utama dari kegiatan monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa proses pertanian berjalan lancar dan untuk memberikan dukungan moral yang berkelanjutan kepada para petani. Dalam interaksi yang terjalin hangat, Bripka Okto M. secara proaktif menanyakan potensi kendala yang dihadapi petani, terutama terkait ketersediaan dan distribusi pupuk.<\/p>\n<p>Hasilnya menunjukkan hal yang menggembirakan. \u201cAlhamdulillah, dalam kegiatan sambang dan monitoring hari ini, kami menyerap informasi dari para\u00a0petani jagung\u00a0di Dusun Mapak Barat. Para petani melaporkan bahwa saat ini mereka tidak ada keluhan signifikan terkait masalah pupuk. Ini menunjukkan adanya kelancaran dalam rantai pasok di tingkat desa,\u201d ungkap Bripka Okto M.<\/p>\n<h3>Mendorong Semangat Petani untuk Ketahanan Pangan<\/h3>\n<p>Meskipun tidak ditemukan kendala berarti, Bhabinkamtibmas tetap menjalankan fungsi vitalnya sebagai motivator. Bripka Okto M. secara khusus memberikan dorongan semangat kepada petani jagung untuk tetap konsisten dalam merawat dan mengelola lahan mereka hingga masa panen tiba.<\/p>\n<p>\u201cMeskipun tidak ada keluhan saat ini, kami ingin memastikan bahwa semangat para petani tetap tinggi. Kami terus memotivasi agar para petani jagung di Desa Kuranji Dalang ini tetap konsisten dan bersemangat dalam bekerja, demi suksesnya program\u00a0Ketahanan\u00a0Pangan yang merupakan program prioritas nasional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<h3>Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Pimpinan<\/h3>\n<p>Komitmen ini tidak terlepas dari dukungan penuh jajaran pimpinan. Kapolsek\u00a0Labuapi,\u00a0Polres\u00a0Lombok\u00a0Barat,\u00a0Polda NTB, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, mengapresiasi langkah aktif yang diambil oleh Bhabinkamtibmas. Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan petani sangat krusial.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran anggota kami, khususnya Bhabinkamtibmas, di tengah-tengah masyarakat petani adalah wujud nyata dari komitmen Polri dalam mendukung upaya\u00a0swasembada pangan. Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat,\u201d jelas Ipda I Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa program sambang dan monitoring ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi dua arah. \u201cKami ingin memastikan bahwa suara dan kebutuhan para petani terdengar. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, masalah-masalah di lapangan dapat diidentifikasi dan diatasi sedini mungkin. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkuat ketahanan pangan lokal yang pada akhirnya akan mendukung\u00a0ketahanan pangan nasional,\u201d tutup Kapolsek Labuapi.<\/p>\n<h3>Dampak Positif dan Sinergi Kuat<\/h3>\n<p>Aksi nyata Bhabinkamtibmas ini menghasilkan dampak positif berupa terjalinnya komunikasi yang baik dan erat dengan warga. Hubungan yang harmonis antara\u00a0polisi dan masyarakat\u00a0ini menjadi modal\u00a0sosial\u00a0yang kuat, tidak hanya untuk menjaga Kamtibmas, tetapi juga untuk menyukseskan program-program pembangunan, termasuk di sektor pertanian.<\/p>\n<p>Dukungan Polri dalam program ketahanan pangan, yang juga meliputi\u00a0pemanfaatan lahan\u00a0tidur, pembentukan\u00a0kelompok tani, hingga pengawasan distribusi bantuan, menunjukkan bahwa tugas kepolisian telah meluas melampaui batas-batas konvensional. Melalui sinergi kolaboratif, diharapkan produksi pangan, khususnya jagung, di Dusun Mapak Barat dan seluruh wilayah Lombok Barat dapat meningkat secara optimal, berkontribusi nyata pada ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27084,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-27082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27082"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27083,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27082\/revisions\/27083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}