{"id":26741,"date":"2025-10-05T14:04:50","date_gmt":"2025-10-05T06:04:50","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=26741"},"modified":"2025-10-05T06:04:51","modified_gmt":"2025-10-05T06:04:51","slug":"polsek-labuapi-dan-kuripan-dampingi-petani-jagung-di-gerung-jual-ke-bulog-ntb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/10\/05\/polsek-labuapi-dan-kuripan-dampingi-petani-jagung-di-gerung-jual-ke-bulog-ntb\/","title":{"rendered":"Polsek Labuapi dan Kuripan Dampingi Petani Jagung di Gerung Jual ke Bulog NTB"},"content":{"rendered":"<p><b>Lombok Barat,\u00a0NTB<\/b>\u00a0\u2013 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program\u00a0Ketahanan Pangan\u00a0Nasional. Sinergi konkret ditunjukkan oleh jajaran\u00a0Polsek Labuapi\u00a0dan\u00a0Polsek\u00a0Kuripan,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, yang secara aktif mendampingi\u00a0petani lokal\u00a0dalam proses penjualan\u00a0jagung\u00a0pipilan ke Perum\u00a0Bulog\u00a0NTB. Langkah ini memastikan komoditas strategis tersebut terserap sesuai standar kualitas pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat\u00a0petani.<\/p>\n<p>Kegiatan pengecekan dan pengujian kualitas\u00a0jagung pipilan\u00a0ini berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di Lingkungan Aik Ampat, Kelurahan Dasan Geres,\u00a0Kecamatan Gerung,\u00a0Kabupaten Lombok Barat. Ini merupakan bagian krusial dari upaya bersama pemerintah dan Polri untuk mengamankan Cadangan\u00a0Pangan\u00a0Pemerintah (CPP).<\/p>\n<h3>Pengecekan Ketat untuk Memastikan Kualitas Optimal<\/h3>\n<p>Kegiatan yang dimulai pukul 10.02 WITA tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Kanit Binmas Polsek\u00a0Labuapi, IPDA Nursidi, S.H., S.E., S.Pd., M.H., didampingi\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa\u00a0Telagawaru, Aipda I Made Satria Udayana, serta Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Jagaraga\u00a0Polsek Kuripan, Aiptu I Gede Dodit. Mereka bekerja sama dengan petugas dari Bulog, pemilik gudang, Bapak Suherman, dan perwakilan petani, Bapak Ahmad Lubis.<\/p>\n<p>Fokus utama pengecekan adalah gudang penyimpanan jagung milik Bapak Suherman. Berdasarkan pengamatan, jagung pipilan masih dalam proses penjemuran. Penjemuran ini dilakukan dengan tujuan vital, yaitu memastikan kadar air jagung mencapai batas ideal yang ditetapkan oleh Bulog. Standar kualitas ini penting agar jagung dapat disimpan dalam waktu lama sebagai cadangan pangan tanpa mengalami penurunan mutu.<\/p>\n<p>Kanit Binmas Polsek Labuapi, IPDA Nursidi, menjelaskan pentingnya tahap ini. \u201cPengecekan kualitas ini merupakan prosedur wajib. Kami memastikan petani didampingi agar\u00a0hasil panen\u00a0mereka memenuhi standar dan layak diserap Bulog. Ini adalah upaya nyata Polri mengawal kebijakan pemerintah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h3>Kadar Air Jagung Capai Standar Bulog<\/h3>\n<p>Setelah pengecekan awal di gudang, Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas Polsek Labuapi mengambil sampel jagung pipilan seberat 1 kg untuk diuji di kantor Bulog. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar air jagung pipilan milik Bapak Suherman berada di angka 14,3%.<\/p>\n<p>Angka ini sangat menggembirakan karena memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan oleh Bulog. Merujuk pada ketentuan yang ada, jagung pipilan kering yang diserap Bulog dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di gudang Bulog harus memiliki kadar air maksimal 14%. Dengan hasil 14,3%, jagung petani sudah memenuhi syarat minimal untuk penyerapan oleh Bulog. Kadar air yang rendah menjamin kualitas penyimpanan dan nutrisi jagung tetap terjaga.<\/p>\n<h3>Petani Dukung Penuh Penjualan ke Bulog dengan HPP<\/h3>\n<p>Keberhasilan dalam memenuhi standar kualitas ini memuluskan rencana penjualan. Petani Ahmad Lubis menyatakan kesediaannya untuk menjual jagung pipilan kering tersebut kepada Bulog.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Bapak-bapak Polsek Kuripan dan Labuapi. Kami siap mendukung program ini dengan menjual jagung ke Bulog,\u201d kata Ahmad Lubis.<\/p>\n<p>Penjualan ini akan dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku, yaitu sebesar Rp6.400,00 per kilogram. Setiap petani, termasuk Ahmad Lubis, akan menjual jagung pipilan seberat 1.000 kg (1 ton) dengan kadar air 14,3%. Jagung tersebut dikemas dalam karung dengan berat isi per karung sekitar 70,3 kg dan direncanakan akan diserap langsung ke Gudang Bulog pada Senin, 6 Oktober 2025.<\/p>\n<h3>Peran Polri Mengamankan Komoditas Strategis<\/h3>\n<p>Kapolsek Labuapi, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari komitmen Polri dalam mendukung upaya peningkatan\u00a0Ketahanan\u00a0Pangan Nasional melalui\u00a0pengamanan\u00a0komoditas strategis.<\/p>\n<p>\u201cSesuai arahan pimpinan, kami terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat. Pendampingan ini bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai upaya memastikan harga di tingkat petani tidak anjlok, serta memastikan stok pangan pemerintah terisi dengan komoditas berkualitas tinggi,\u201d tegas Ipda Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sinergi antara Polri, Bulog, dan petani merupakan kunci keberhasilan program pangan. Dengan penyerapan hasil panen yang terjamin kualitas dan harganya, petani akan semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi.<\/p>\n<p>Kegiatan pengecekan dan pengujian kadar air ini berjalan aman dan lancar, ditutup pada pukul 11.00 WITA. Dukungan aktif dari Polri di\u00a0Lombok\u00a0Barat ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu memperkuat fondasi pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para\u00a0petani jagung\u00a0lokal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26743,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-26741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26741"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26742,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26741\/revisions\/26742"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}