{"id":2330,"date":"2024-12-02T06:19:30","date_gmt":"2024-12-02T06:19:30","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=2330"},"modified":"2024-12-02T06:19:30","modified_gmt":"2024-12-02T06:19:30","slug":"program-minggu-kasih-polri-di-lombok-barat-solusi-untuk-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2024\/12\/02\/program-minggu-kasih-polri-di-lombok-barat-solusi-untuk-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Program Minggu Kasih Polri di Lombok Barat: Solusi untuk Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kediri, Lombok Barat<\/strong> \u2013 Polsek Kediri, Polres Lombok Barat, Polda NTB, melaksanakan program Minggu Kasih Polri pada Minggu, 1 Desember 2023. Kegiatan ini berlangsung di bengkel Muhsinin, Dusun Dasan Tebu, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, dan melibatkan komunitas traktor pertanian setempat.<\/p>\n<p>Program ini menjadi bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengar aspirasi langsung, sekaligus memberikan edukasi untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).<\/p>\n<p>Kapolsek Kediri, AKP Jahyadi Sibawaih, S.H., menyampaikan bahwa Minggu Kasih Polri merupakan program prioritas yang diinisiasi oleh Mabes Polri.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan komunitas lokal. Kami ingin mendengar langsung keluhan dan aspirasi mereka sehingga dapat bersama-sama mencari solusi yang konstruktif,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h3>Kegiatan yang Melibatkan Komunitas Pertanian<\/h3>\n<p>Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk personel Polsek Kediri, Ketua Komunitas Traktor Pertanian Muhsinin, operator traktor Dw Md. Puspa, serta anggota komunitas lainnya seperti Ikhsanudin. Acara dibuka oleh Kanit Binmas Polsek Kediri dengan penekanan pada pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.<\/p>\n<p>\u201cKami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh, komunitas, dan organisasi, untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang lancar, aman, dan damai. Jangan sampai perbedaan pilihan memicu konflik atau perpecahan. Siapapun yang terpilih, tujuan utamanya adalah membawa NTB dan Kabupaten Lombok Barat ke arah yang lebih baik,\u201d ungkap Kanit Binmas dalam sambutannya.<\/p>\n<p>Selain itu, Kanit Binmas juga memberikan edukasi terkait program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya peran komunitas traktor dalam mendukung swasembada pangan.<\/p>\n<h3>Dukungan dan Aspirasi dari Komunitas<\/h3>\n<p>Muhsinin, Ketua Komunitas Traktor Pertanian, mengapresiasi kehadiran Polsek Kediri di tengah masyarakat melalui program ini.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah menyempatkan waktu untuk turun langsung mendengarkan aspirasi kami, apalagi di tengah kesibukan mereka menjelang Pilkada Serentak 2024,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengapresiasi perhatian Polri terhadap potensi kerawanan pencurian alat pertanian seperti mesin traktor saat musim tanam.<\/p>\n<p>\u201cSejauh ini, di Desa Ombe Baru masih kondusif. Tidak ada perselisihan terkait Pilkada meskipun ada perbedaan pilihan. Masyarakat di sini memiliki kesadaran tinggi bahwa siapapun yang terpilih harus membawa perubahan positif,\u201d tambah Muhsinin.<\/p>\n<p>Terkait program ketahanan pangan, Muhsinin menyebut bahwa para petani umumnya mendukung kebijakan ini. Namun, ia berharap agar pemerintah lebih intensif turun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan dan mendukung ketersediaan alat-alat pertanian.<\/p>\n<p>\u201cKita butuh motivasi dan pendampingan yang konkret agar swasembada pangan dapat terwujud. Pemerintah juga harus memastikan bahwa alat-alat pertanian mudah diakses oleh para petani,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h3>Edukasi tentang Keamanan dan Ketahanan Pangan<\/h3>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Polsek Kediri mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama musim tanam. Kanit Binmas menyoroti kasus pencurian mesin traktor yang kerap terjadi saat mesin diparkir di tengah sawah. Aparat menghimbau kepada komunitas petani untuk meningkatkan pengamanan dan selalu waspada agar alat-alat pertanian tetap aman.<\/p>\n<p>\u201cKami memahami bahwa musim tanam adalah masa sibuk bagi para petani. Namun, kewaspadaan terhadap keamanan alat harus menjadi prioritas. Mari kita bersama-sama menjaga aset yang menjadi pendukung utama kegiatan pertanian,\u201d kata AKP Jahyadi Sibawaih.<\/p>\n<h3>Menguatkan Sinergi antara Polri dan Masyarakat<\/h3>\n<p>Melalui program Minggu Kasih Polri, Polsek Kediri tidak hanya memperkuat komunikasi dengan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi komunitas untuk menyampaikan saran dan aspirasi. Hal ini sejalan dengan misi Polri untuk terus berinovasi dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Kapolsek Kediri menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin masyarakat merasa bahwa kami hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menyelesaikan permasalahan sosial. Dengan sinergi seperti ini, kami optimis akan tercipta lingkungan yang lebih baik dan kondusif,\u201d tuturnya.<\/p>\n<h3>Harapan ke Depan<\/h3>\n<p>Melalui dialog interaktif seperti Minggu Kasih Polri, diharapkan hubungan antara aparat dan masyarakat dapat semakin erat. Selain itu, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di NTB juga diharapkan dapat berjalan dengan damai tanpa konflik, sesuai dengan pesan yang disampaikan selama kegiatan.<\/p>\n<p>Komunitas traktor pertanian Desa Ombe Baru pun berharap agar program ketahanan pangan dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.<\/p>\n<p>Kerja sama antara semua pihak menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan dalam berbagai program pembangunan, termasuk swasembada pangan dan stabilitas keamanan wilayah.<\/p>\n<p>&#8220;Semangat gotong royong dan komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan semua program ini,&#8221; pungkas Muhsinin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kediri, Lombok Barat \u2013 Polsek Kediri, Polres Lombok&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[369,85,394,269],"class_list":["post-2330","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-kamtibmas-aman","tag-ketahanan-pangan","tag-komunitas-petani","tag-pilkada-damai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2330"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2331,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2330\/revisions\/2331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}