{"id":17657,"date":"2025-06-10T04:51:20","date_gmt":"2025-06-10T04:51:20","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=17657"},"modified":"2025-06-10T04:51:21","modified_gmt":"2025-06-10T04:51:21","slug":"pejalan-kaki-tewas-ditabrak-sebuah-mobil-di-lopok-sumbawa-diduga-sopir-mengantuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/06\/10\/pejalan-kaki-tewas-ditabrak-sebuah-mobil-di-lopok-sumbawa-diduga-sopir-mengantuk\/","title":{"rendered":"Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Sebuah Mobil di Lopok Sumbawa, Diduga Sopir Mengantuk"},"content":{"rendered":"<p>Sumbawa Besar&#8211;NTB, Seorang pejalan kaki, berinisial K (71 tahun), meninggal dunia setelah ditabrak mobil Daihatsu Xenia di Jalan Raya Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di pertigaan Dusun Pasinar, Desa Lopok, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, pada Selasa (10\/06\/2025) sekitar pukul 06.20 WITA.<\/p>\n<p>Kapolres Sumbawa AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Lape Iptu Sumarlin, S.H., mengungkapkan bahwa mobil yang digunakan terduga pelaku melaju dari arah Sumbawa menuju Bima.<\/p>\n<p>&#8220;Saat dilokasi, pengemudi diduga mengantuk berat sehingga mobilnya tak dapat dikendalikan dan keluar dari jalur jalan raya.&#8221; ucap Kapolsek.<\/p>\n<p>Nahas, pada saat yang bersamaan, K sedang berjalan di depan rumahnya. Mobil Xenia yang hilang kendali langsung menabrak korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat. Setelah benturan, pengemudi berinisial H (31 tahun) kemudian terkejut dan langsung membanting setir ke arah kanan. Akibatnya, mobil Xenia tersebut terperosok ke pagar sawah milik warga.<\/p>\n<p>Petugas Kepolisian Sektor Lape segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Barang bukti telah diamankan, dan polisi saat ini tengah mencari saksi-saksi yang melihat langsung peristiwa nahas tersebut. Koordinasi lebih lanjut dengan unit Lakalantas Polres Sumbawa sedang dilakukan untuk penyelidikan lebih lanjut. (MA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumbawa Besar&#8211;NTB, Seorang pejalan kaki, berinisial K (71&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17659,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17657","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17657","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17657"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17657\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17658,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17657\/revisions\/17658"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17657"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17657"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17657"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}