{"id":16837,"date":"2025-05-30T08:54:57","date_gmt":"2025-05-30T08:54:57","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=16837"},"modified":"2025-05-30T08:54:58","modified_gmt":"2025-05-30T08:54:58","slug":"desa-mareje-tunjukkan-teladan-toleransi-di-waisak-2569","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/05\/30\/desa-mareje-tunjukkan-teladan-toleransi-di-waisak-2569\/","title":{"rendered":"Desa Mareje Tunjukkan Teladan Toleransi di Waisak 2569"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lombok Barat, NTB \u2013<\/strong> Perayaan Hari Raya Waisak 2569 TB\/2025 di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, berlangsung khidmat, dalam pengamanan ketat dari Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Kamis (29\/5\/2025).<\/p>\n<p>Acara yang digelar di Vihara Avalokitesvara Dusun Ganjar ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Buddha. Tetapi juga meneguhkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di wilayah tersebut.<\/p>\n<h3>Polri Hadir Penuh, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Umat<\/h3>\n<p>Polres Lombok Barat mengerahkan personel untuk mengawal jalannya perayaan Waisak, memastikan tidak ada gangguan keamanan yang terjadi.<\/p>\n<p>Wakil Kepala Polres Lombok Barat, Kompol I Kadek Meitria, S.Sos., S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengamankan kegiatan ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengapresiasi semangat masyarakat Desa Mareje yang antusias merayakan Waisak meskipun akses jalan menuju lokasi cukup jauh. Ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan di sini,&#8221; ujar Kompol Kadek Meitria dalam keterangannya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa pengamanan ini sejalan dengan tugas pokok Polri, yakni menegakkan hukum, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Desa Mareje adalah contoh desa toleransi yang patut diapresiasi. Kami berharap masyarakat terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h3>Sinergi dengan Tema Waisak: Kebersamaan untuk Indonesia Maju<\/h3>\n<p>Tema Waisak tahun ini, \u2018Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju\u2019, sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat persatuan bangsa. Kompol Kadek Meitria juga mengaitkannya dengan upaya peningkatan swasembada pangan.<\/p>\n<p>&#8220;Desa Mareje memiliki potensi lahan yang luas. Semoga ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan nasional,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa keberagaman di Indonesia, termasuk di Lombok Barat, merupakan kekuatan yang harus terus dijaga.<\/p>\n<p>&#8220;Kita patut bangga karena kerukunan di sini lebih baik dibanding banyak negara lain,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<h3>Rangkaian Acara Berjalan Lancar dengan Pengawasan Ketat<\/h3>\n<p>Rangkaian perayaan Waisak tetap berlangsung dengan khidmat. Kegiatan diawali dengan Puja Bakti dipimpin oleh para biksu, dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci dan penampilan budaya dari pemuda setempat.<\/p>\n<p>Ketua PC MBI Kabupaten Lombok Barat, Upasaka Nursidi, S.Pd., menyampaikan bahwa perayaan Waisak adalah momentum silaturahmi.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga ajang mempererat persaudaraan antarwarga,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengapresiasi peran Polri dalam menciptakan suasana aman sehingga umat Buddha bisa beribadah dengan tenang.<\/p>\n<h3>Desa Mareje, Teladan Kerukunan di Lombok Barat<\/h3>\n<p>Perayaan Waisak di Desa Mareje berakhir lancar pada pukul 16.00 WITA, berjalan dengan aman dan terkendali.<\/p>\n<p>Keberhasilan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat mampu menciptakan harmoni sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap toleransi seperti ini bisa terus dijaga, tidak hanya di Lombok Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia,&#8221; pungkas Kompol Kadek Meitria menutup pernyataannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat, NTB \u2013 Perayaan Hari Raya Waisak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16839,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16837","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16837","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16837"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16837\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16838,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16837\/revisions\/16838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}