{"id":15894,"date":"2025-05-21T04:08:09","date_gmt":"2025-05-21T04:08:09","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=15894"},"modified":"2025-05-21T04:08:09","modified_gmt":"2025-05-21T04:08:09","slug":"polsek-sekotong-jalin-kemitraan-aktif-bersama-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/05\/21\/polsek-sekotong-jalin-kemitraan-aktif-bersama-masyarakat\/","title":{"rendered":"Polsek Sekotong Jalin Kemitraan Aktif Bersama Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lombok Barat, NTB \u2013<\/strong> Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.<\/p>\n<p>Salah satu bentuk konkretnya adalah melalui kegiatan patroli dialogis dan silaturahmi yang menyasar langsung tokoh masyarakat dan pemuda, Rabu (21\/5\/2025). Bertempat di Dusun Batu Kumbu, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.<\/p>\n<h3>Patroli Preventif, Antisipasi Kejahatan 3C dan Kriminalitas Lainnya<\/h3>\n<p>Kegiatan patroli ini memiliki fokus utama mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor) serta berbagai bentuk kriminalitas lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.<\/p>\n<p>Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap kegiatan kepolisian.<\/p>\n<p>&#8220;Patroli yang kami laksanakan bukan hanya sekadar menunjukkan kehadiran polisi di lapangan, tetapi juga untuk merajut silaturahmi dan dialog langsung dengan masyarakat,&#8221; ujar Iptu I Ketut Suriarta.<\/p>\n<p>Pihaknya ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan terlindungi, sekaligus mengajak mereka untuk menjadi mitra aktif dalam menjaga kamtibmas.<\/p>\n<h3>Bangun Kemitraan: Pesan Kamtibmas dan Ajakan Partisipasi Aktif<\/h3>\n<p>Dalam setiap kesempatan dialogis, personel Polsek Sekotong tak henti-hentinya menyampaikan pesan dan himbauan kamtibmas. Mereka mendorong tokoh masyarakat dan pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif.<\/p>\n<p>Hal ini mencakup kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar, melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas. Kami sangat berharap masyarakat tidak ragu untuk segera menyampaikan kepada personel Polsek Sekotong,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h3>Respon Positif Masyarakat: Bukti Keberhasilan Patroli Dialogis<\/h3>\n<p>Hasil dari kegiatan patroli ini menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Sekotong secara keseluruhan terpantau kondusif.<\/p>\n<p>Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.<\/p>\n<p>Respon positif datang langsung dari masyarakat Dusun Batu Kumbu. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif dan kehadiran polisi di tengah-tengah mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin seperti ini. Polisi hadir di malam hari, berdialog langsung dengan kami, ini membuat kami merasa diperhatikan,&#8221; ungkap salah seorang tokoh masyarakat Dusun Batu Kumbu yang enggan disebutkan namanya.<\/p>\n<p>Kegiatan patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut berjalan dengan aman dan lancer. Menandai komitmen Polsek Sekotong dalam menjaga wilayahnya tetap kondusif melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari nihilnya tindak kejahatan, tetapi juga dari terbangunnya rasa saling percaya antara kepolisian dan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat, NTB \u2013 Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15896,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[43,48,1121,50,482,429,47,498,536,420],"class_list":["post-15894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kamtibmas","tag-keamanan","tag-kemitraan","tag-kriminalitas","tag-lombok","tag-masyarakat","tag-patroli","tag-polsek","tag-preventif","tag-sekotong"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15895,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15894\/revisions\/15895"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}