{"id":14998,"date":"2025-05-12T14:25:32","date_gmt":"2025-05-12T14:25:32","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=14998"},"modified":"2025-05-12T14:25:33","modified_gmt":"2025-05-12T14:25:33","slug":"gunakan-sepeda-motor-kapolres-semarang-laksanakan-patroli-dialogis-cegah-aksi-premanisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/05\/12\/gunakan-sepeda-motor-kapolres-semarang-laksanakan-patroli-dialogis-cegah-aksi-premanisme\/","title":{"rendered":"Gunakan Sepeda Motor, Kapolres Semarang Laksanakan Patroli Dialogis Cegah Aksi Premanisme"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>SEMARANG &#8211; Menghadapi libur panjang ,Polres Semarang Polda Jateng menggelar Patroli di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p>Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi mengatakan patroli yang dilaksanakan tersebut untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam rangkaian Operasi Aman Candi 2025, kami laksanakan patroli untuk antisipasi gangguan Kamtibmas,&#8221; kata AKBP Ratna Quratul Ainy di Alun &#8211; alun Bung Karno Semarang, Minggu (11\/5).<\/p>\n<p>Didampingi sejumlah PJU dan personel Polres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy melaksanakan patroli dengan menggunakan sepeda motor.<\/p>\n<p>Pada patroli tersebut, Kapolres Semarang juga melaksanakan dialog dengan juru parkir, pedagang dan warga masyarakat.<\/p>\n<p>Kapolres Semarang menghimbau agar warga masyarakat saling menjaga situasi dan sikap responsif apabila menemui hal hal yang mengganggu Kamtibmas.<\/p>\n<p>Masih dipimpin AKBP Ratna Quratul Ainy, patroli selanjutnya menyasar ke lingkungan Industri Pringapus dan berdialog dengan sejumlah Security perusahaan.<\/p>\n<p>Kapolres Semarang menambahkan bahwa Polres Semarang akan terus memaksimalkan kegiatan patroli demi terwujudnya kamtibmas yang kondusif dan bersih dari aksi premanisme termasuk yang berkedok Ormas.<\/p>\n<p>&#8220;Menindaklanjuti atensi Bapak Presiden melalui Bapak Kalpolri dan Bapak Kapolda Jateng, kami akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi premanisme,&#8221; tegas AKBP Ratna.<\/p>\n<p>Untuk mengantisipasi aksi premanisme Kapolres Semarang mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan pendekatan preemtif dan preventif namun apabila terdapat aksi premanisme maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.<\/p>\n<p>Jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan mencakup pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.<\/p>\n<p>&#8220;Premanisme dalam bentuk apapun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha, akan kami tindak tegas,&#8221; tambah AKBP Ratna.<\/p>\n<p>Menurut AKBP Ratna, tindakan ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta kepastian hukum, terutama untuk para pelaku usaha.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu hari ini kami laksanakan patroli dialogis sebagai upaya pencegahan di tempat-tempat yang rawan aksi premanisme, diantaranya kawasan industri, perumahan dan pertokoan,&#8221;ungkapnya.<\/p>\n<p>AKBP Ratna Quratul Ainy meminta kepada masyarakat untuk segera melapor ke Polisi terdekat jika melihat atau mengalami aksi kejahatan termasuk aksi premanisme.<\/p>\n<p>&#8220;Segera laporkan jika mengalami atau melihat aksi premanisme, maka kami akan segera bertindak,&#8221; ujar AKBP Ratna.<\/p>\n<p>Pada kegiatan tersebut Kapolres Semarang juga memastikan agar masyarakat mudah mengakses layanan kepolisian dengan menempelkan stiker pelayanan Kepolisian 110 dan Hotline Polres Semarang.<\/p>\n<p>Untuk kecepatan pelaporan, lanjut Kapolres Semarang, masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 110 layanan bebas pulsa dan hotline Polres Semarang sebagai akses pelaporan selama 1&#215;24 jam.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan takut melapor, karena kami akan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang melapor,&#8221; pungkas AKBP Ratna. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SEMARANG &#8211; Menghadapi libur panjang ,Polres Semarang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15000,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-14998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14998"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14999,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998\/revisions\/14999"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}