Berita

Bhabinkamtibmas Desa Bajur Gerakkan Ekonomi Kreatif Lewat Pemanfaatan Lahan Sempit

×

Bhabinkamtibmas Desa Bajur Gerakkan Ekonomi Kreatif Lewat Pemanfaatan Lahan Sempit

Share this article
Bhabinkamtibmas Desa Bajur Gerakkan Ekonomi Kreatif Lewat Pemanfaatan Lahan Sempit
Bhabinkamtibmas Desa Bajur Gerakkan Ekonomi Kreatif Lewat Pemanfaatan Lahan Sempit

Lombok Barat, NTB – Ketahanan pangan nasional kini menjadi fokus utama pemerintah yang menyentuh hingga ke level rumah tangga di pelosok desa. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program strategis tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus bergerak aktif melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap jengkal lahan yang dimiliki warga dapat memberikan manfaat ekonomis sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat keluarga.

Pada Jumat (14/03/2026), personel Bhabinkamtibmas Desa Bajur melaksanakan kegiatan sambang warga yang bertujuan untuk menggerakkan potensi ekonomi kreatif berbasis pangan mandiri. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah misi pembinaan untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan sisa lahan pekarangan atau kebun kosong yang selama ini mungkin belum tergarap secara maksimal.

Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Swasembada Pangan

Kehadiran Polri di tengah masyarakat kini semakin transformatif. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polri juga hadir sebagai motivator pembangunan ekonomi lokal. Dalam kunjungannya di Desa Bajur, personel Bhabinkamtibmas meninjau langsung berbagai area budidaya tanaman dan kolam ikan sederhana yang dikelola oleh warga setempat. Dengan memanfaatkan struktur bambu serta media tanam polibag, warga mulai menginisiasi penanaman berbagai komoditas dapur.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons cepat kepolisian dalam mengawal program strategis Pemerintah Pusat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga.

“Kami terus mendorong seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk proaktif mendampingi warga dalam memanfaatkan lahan produktif di lingkungan rumah tangga. Fokus kami adalah bagaimana masyarakat bisa mandiri secara pangan, setidaknya untuk konsumsi sehari-hari, sehingga fluktuasi harga pasar tidak menjadi beban yang berat bagi mereka,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Edukasi Komoditas Produktif dan Budidaya Bergizi

Dalam interaksi langsung dengan warga, petugas memberikan edukasi mengenai pemilihan komoditas yang memiliki nilai manfaat tinggi namun mudah dalam perawatan. Tanaman seperti cabai, tomat, dan terong menjadi pilihan utama karena frekuensi konsumsinya yang tinggi dalam keseharian masyarakat Indonesia. Penggunaan polibag menjadi solusi cerdas bagi warga yang memiliki keterbatasan luas lahan, membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif.

Selain fokus pada sayur-mayur, edukasi juga diarahkan pada diversifikasi pangan melalui budidaya ikan skala kecil. Pemanfaatan kolam sederhana di sekitar rumah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga secara mandiri. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk menjamin asupan gizi yang berkualitas, yang pada jangka panjang berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.

Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa kemandirian ini adalah kunci stabilitas ekonomi mikro. Menurutnya, ketika sebuah keluarga sudah mampu memproduksi sebagian kebutuhan dapurnya sendiri, maka daya beli mereka untuk kebutuhan lain akan tetap terjaga. “Langkah kecil seperti menanam cabai atau memelihara ikan di pekarangan adalah solusi cerdas dalam membantu stabilitas ekonomi masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari ekonomi kreatif yang berbasis pada pemenuhan kebutuhan dasar,” imbuhnya.

Mendukung Visi Besar Ketahanan Pangan Nasional

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bajur ini selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada swasembada dan ketahanan pangan nasional. Program ini menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat kedaulatan bangsa melalui ketersediaan pangan yang merata dan berkelanjutan. Dengan adanya pendampingan intensif dari pihak kepolisian, diharapkan Desa Bajur dapat menjadi pelopor atau pilot project bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berdaya guna.

Respons masyarakat Desa Bajur terhadap kehadiran Bhabinkamtibmas terlihat sangat positif. Banyak warga yang mulai menyadari bahwa area di sekitar tempat tinggal mereka memiliki potensi ekonomi yang selama ini terabaikan. Dukungan moral dan teknis dari petugas memberikan kepercayaan diri bagi warga untuk terus mengembangkan budidaya pangan mandiri tersebut.

Sebagai bagian dari tugas pembinaan Kamtibmas yang berbasis kesejahteraan, personel Bhabinkamtibmas berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala. Pengawasan ini dilakukan untuk melihat perkembangan pemanfaatan lahan serta memberikan solusi jika warga menemui kendala dalam proses budidaya. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, optimisme akan terwujudnya desa yang mandiri pangan bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang sedang dibangun bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *