Berita

Penutupan STQH Ke-XXVIII Tingkat Kecamatan Hu’u Berjalan Lancar

×

Penutupan STQH Ke-XXVIII Tingkat Kecamatan Hu’u Berjalan Lancar

Share this article

Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Ke-XXVIII Tingkat Kecamatan Hu’u resmi ditutup pada Senin (17/2/2025) pukul 20.30 WITA di Halaman Masjid Jami’ Babussalam, Desa Jala, Kecamatan Hu’u. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai tokoh dan masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Kabupaten Dompu Drs. H. Haerul Insan, SE. MSi, yang mewakili Bupati Dompu, Anggota DPRD Kabupaten Dompu Tri Mulyadi, Camat Hu’u Muhamad Iswan, SKM, Kapolsek Hu’u Ipda Samsul Rizal, Danramil Hu’u diwakili Peltu Sujipto, Ketua Panitia STQH Kecamatan Hu’u Sadam Husain, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Diperkirakan lebih dari 300 warga turut hadir menyaksikan acara ini.

Penutupan STQH diawali dengan hiburan dari siswa SMPN 1 Hu’u serta penampilan grup kasidah dari berbagai desa. Selanjutnya, Dewan Hakim membacakan hasil lomba, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Sdr. Salahudin.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia STQH, Sadam Husain, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya kegiatan. Ia berharap ajang ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadist serta melahirkan Qori dan Qori’ah berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Camat Hu’u, Muhamad Iswan, SKM, menekankan bahwa pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Sementara itu, Asisten II Kabupaten Dompu, Drs. H. Haerul Insan, SE. MSi, mengajak orang tua untuk mendorong anak-anak mereka agar lebih giat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek Hu’u, Ipda Samsul Rizal, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.

“Kami dari Polsek Hu’u sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti STQH ini. Selain memberikan pengamanan, kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Acara resmi ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WITA dalam suasana aman dan tertib, dengan pengamanan langsung dari personel Polsek Hu’u yang dipimpin Kapolsek Ipda Samsul Rizal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…