Kebakaran Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor Berhasil Dipadamkan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancor Cek TKP

Lombok Timur — Ruang dapur dan gudang Asrama Putri LKSA/Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor, RT 018 Lingkungan Lauq Masjid, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, mengalami kebakaran pada Selasa (15/9/2026) pagi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancor Polsek Selong, AIPTU Windarto, S.H., bersama Babinsa Kelurahan Pancor Serka M. Ijril Khairil, melaksanakan monitoring dan pengecekan di lokasi kejadian sekitar pukul 09.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WITA oleh pengasuh Panti Asuhan Darul Aitam, Siti Qudsiah (40), bersama tetangga panti, Salimah (45). Keduanya melihat kobaran api di bagian atap ruang dapur dan gudang panti asuhan.

Melihat kejadian tersebut, Salimah kemudian meminta bantuan seorang pengemudi ojek online (Grab) untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, Siti Qudsiah melaporkan kejadian tersebut melalui grup WhatsApp pengurus Panti Asuhan Darul Aitam.

Sekitar pukul 09.30 Wita, satu unit armada Damkarmat Kabupaten Lombok Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah kurang lebih 30 menit, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 Wita.

Beruntung, api tidak sampai menjalar ke ruangan lainnya. Saat kejadian berlangsung, tidak terdapat aktivitas di dalam asrama karena anak-anak putri penghuni panti asuhan sedang mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Dengan demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak pengurus Panti Asuhan Darul Aitam, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik atau korsleting. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi instalasi listrik bangunan yang sudah cukup lama.

Ketua LKSA Panti Asuhan Darul Aitam, H. Umaruk Faruk, S.Pd., serta anak-anak panti juga menyampaikan bahwa sebelum kejadian kebakaran sempat tercium aroma menyengat yang berasal dari area dapur dan gudang.

Sementara itu, menurut keterangan pengasuh panti, instalasi kabel yang digunakan setelah bangunan mengalami rehabilitasi masih menggunakan sebagian instalasi lama yang kemudian digabungkan dengan instalasi baru.

Adapun bangunan yang terdampak kebakaran memiliki ukuran sekitar 10 x 5 meter. Bagian yang mengalami kerusakan antara lain atap ruang gudang dan ruang dapur, serta sejumlah barang di dalamnya.

Berdasarkan informasi dari pihak pengurus panti, kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp75 juta, yang meliputi kerusakan atap ruang gudang dan dapur, satu unit set mesin, tikar plastik, serta Kangen Water yang diperkirakan senilai Rp25 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancor Aiptu Windarto, S.H. mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ia juga mengajak warga untuk mengaktifkan kembali kegiatan Pos Kamling sebagai salah satu upaya meningkatkan kewaspadaan dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan serta mengaktifkan kembali Pos Kamling agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” imbau Aiptu Windarto.

Dari kejadian tersebut, korban jiwa nihil, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp75.000.000. Kebakaran berhasil ditangani sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *