Berita

Polres Lotim Berhasil Temukan Balita 3 Tahun yang Terpisah dari Ibunya Saat Pengamanan Malam Hultah NWDI ke-91 ‎

×

Polres Lotim Berhasil Temukan Balita 3 Tahun yang Terpisah dari Ibunya Saat Pengamanan Malam Hultah NWDI ke-91 ‎

Share this article

‎ Lombok Timur — Personel Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur berhasil menemukan seorang anak berusia tiga tahun yang terpisah dari ibunya saat personel melaksanakan tugas pengamanan kegiatan Hultah NWDI ke-91, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 22.40 Wita.
‎
‎ Anak tersebut diketahui bernama Kevinatullah berusia tiga tahun. Ia dilaporkan hilang oleh orang tuanya setelah terpisah dari sang ibu di tengah keramaian kegiatan.
‎
‎ Berkat kesigapan personel Polres Lombok Timur, Kevinatullah berhasil ditemukan kurang lebih satu jam setelah laporan diterima. Anak tersebut kemudian dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam kondisi selamat.
‎
‎ P.S. Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi menjelaskan bahwa laporan mengenai anak yang hilang tersebut disampaikan oleh ayah korban, Muflihun.
‎
‎ ” Ayah dari anak yang hilang itu bernama Muflihun melaporkan bahwa anaknya hilang, berusia 3 tahun atas nama Kevinatullah. Mengetahui adanya laporan masyarakat, Waka Polres Lotim Kompol Metria langsung memerintahkan anggota yang berada di Pos jaga BRI. Tidak berselang lama, anak yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan,” jelas Rusmaladi.
‎
‎ Menurutnya, keberhasilan menemukan anak tersebut tidak lepas dari kesigapan personel yang saat itu tengah melaksanakan pengamanan kegiatan Hultah NWDI ke-91.
‎
‎ Dalam rangka mengamankan kegiatan tersebut, Polres Lombok Timur mengerahkan ratusan personel untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk mengantisipasi berbagai kejadian yang dapat terjadi di tengah padatnya aktivitas masyarakat.
‎
‎ Momen haru terjadi ketika Kevinatullah akhirnya ditemukan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya. Tangis bahagia sang ibu pecah setelah mengetahui anaknya yang sempat hilang telah berhasil ditemukan oleh personel kepolisian.
‎
‎ Pihak keluarga pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Lombok Timur yang telah bergerak cepat dalam mencari dan menemukan Kevinatullah.
‎
‎ “Makasih Bapak Polisi yang sudah bekerja dengan maksimal sehingga anak saya bisa ketemu. Sekali lagi, makasih Pak Polisi,” ucap orang tua Kevinatullah dengan lirih.
‎
‎ Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat personel Polres Lombok Timur dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi keramaian yang melibatkan banyak warga.
‎
‎ Kepolisian mengimbau para orang tua yang menghadiri kegiatan dengan membawa anak-anak agar selalu meningkatkan pengawasan dan memastikan anak tetap berada dalam jangkauan, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…