Berita

Bhabinkamtibmas Desa Wanasaba Sambangi Warga, Ajak Cegah Karhutla dan Dukung Swasembada Pangan

×

Bhabinkamtibmas Desa Wanasaba Sambangi Warga, Ajak Cegah Karhutla dan Dukung Swasembada Pangan

Share this article

Lombok Timur – Bhabinkamtibmas Desa Wanasaba, Polsek Wanasaba, Polres Lombok Timur, Bripka Rifan Nisran melaksanakan kegiatan sambang desa binaan melalui Door to Door System (DDS) sekaligus silaturahmi dengan warga di Dusun Baret Orong, Desa Wanasaba, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.30 Wita tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bripka Rifan menyampaikan sejumlah imbauan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perubahan cuaca, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar. Kondisi cuaca yang panas dan angin kencang dinilai dapat mempercepat penyebaran api sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.

Selain pencegahan karhutla, Bripka Rifan juga mengajak masyarakat mendukung program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Warga didorong untuk memanfaatkan lahan produktif yang dimiliki dengan menanam berbagai komoditas seperti jagung dan sayuran, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

“Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, kami terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah karhutla, mendukung ketahanan pangan, serta menjaga kamtibmas,” ujar Bripka Rifan.

Kegiatan sambang dan DDS tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung program pemerintah.

Kalau ingin, saya juga bisa buatkan **versi lebih tajam ala Detik.com atau versi 5 paragraf ala Tempo**, termasuk judul yang lebih menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…