Berita

Polsek Asakota Gelar Patroli Cipkon Blue Light, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

×

Polsek Asakota Gelar Patroli Cipkon Blue Light, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Piket Gabungan Fungsi Polsek Asakota Polres Bima Kota melaksanakan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Blue Light di sejumlah wilayah hukum Polsek Asakota, Jumat (11/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WITA tersebut menyasar sepanjang jalan utama di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Patroli dilaksanakan secara mobile dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak pidana dan gangguan Kamtibmas.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin, menjelaskan bahwa Patroli Cipkon Blue Light merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengimbangi pelaksanaan Patroli Strong Point sekaligus memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Personel melaksanakan patroli secara mobile dengan menyambangi warga masyarakat maupun para pemuda yang masih nongkrong atau berkumpul di sepanjang jalan utama wilayah hukum Polsek Asakota. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan imbauan Kamtibmas secara persuasif dan humanis,” jelas IPTU Mirafuddin.

Petugas mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan.

Kepada para pemuda dan remaja, personel juga memberikan edukasi agar menjauhi konsumsi minuman keras, pergaulan bebas, maupun kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan tindak pidana dan gangguan Kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, personel mengedepankan langkah persuasif dan preventif, sekaligus mendorong masyarakat agar proaktif melaporkan setiap bentuk gangguan keamanan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110.

Selain menyusuri kawasan permukiman dan jalan utama, personel juga melaksanakan patroli di sejumlah objek vital, termasuk kawasan PLTU Bonto guna memastikan keamanan lingkungan sekitar objek vital tersebut.

Sementara itu, bertempat di Lingkungan Songgela, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, KSPK III Polsek Asakota AIPTU I Made Beny bersama personel Gabungan Piket Fungsi Regu III menyambangi sejumlah masyarakat dan pemuda yang sedang berkumpul.

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan agar para pemuda tidak begadang hingga larut malam, menjauhi pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas.

Kapolsek Asakota menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…