Berita

Tutup Resmi Loket Pragala 5, Kapolsek Moyo Hilir Apresiasi Pembinaan Karakter Disiplin Ratusan Pelajar

×

Tutup Resmi Loket Pragala 5, Kapolsek Moyo Hilir Apresiasi Pembinaan Karakter Disiplin Ratusan Pelajar

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Sinergi unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Moyo Hilir terlihat solid dalam mengawal kegiatan pembinaan generasi muda. Kapolsek Moyo Hilir IPTU Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si. menghadiri upacara penutupan kegiatan Lomba Loket Pragala 5 Kwartir Ranting Moyo Hilir yang bertempat di Bumi Perkemahan Dusun Bekat, Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Kamis (10/09/2026) pagi.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hilir IPTU Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si., dalam kegiatan penutupan perhelatan akbar tahunan Pramuka ini dimulai pukul 08.00 WITA dan diikuti ratusan peserta pelajar dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs se-Kecamatan Moyo Hilir.

Upacara penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Moyo Hilir IPTU Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si., Camat Moyo Hilir selaku Kamabiran, serta dihadiri unsur Forkopimcam, pengurus Kwarcab Sumbawa, kepala sekolah, dan aparat desa.

“Dalam amanatnya saat menutup acara secara resmi, Camat Moyo Hilir berpesan agar seluruh peserta menjadikan pengalaman perlombaan ini sebagai sarana menempa karakter, mental, dan kedisiplinan diri. Para peserta yang belum beruntung mendapatkan juara diminta untuk tidak berkecil hati, melainkan terus berlatih agar bisa memberikan penampilan terbaik pada ajang-ajang berikutnya,” ujar Kapolsek Moyo Hilir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piala kepada para juara lomba.

“Kehadiran kami bersama unsur Muspika di Bumi Perkemahan ini adalah bentuk dukungan penuh Polri dalam mengawal kegiatan positif pelajar, guna membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja,” ungkapnya.

Sebagai agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Moyo Hilir, kegiatan perkemahan dan perlombaan ini dinilai sangat efektif dalam membina mental positif para pelajar. Berkat pengamanan terpadu dari jajaran Polsek dan Koramil Moyo Hilir, seluruh rangkaian kegiatan penutupan yang berakhir pukul 09.00 WITA tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…