Berita

Patroli Dialogis di Jalur Pantai Balat, Polisi Ingatkan Pekerja Bangunan Utamakan Keselamatan

×

Patroli Dialogis di Jalur Pantai Balat, Polisi Ingatkan Pekerja Bangunan Utamakan Keselamatan

Share this article
Sumbawa Barat, NTB – Upaya menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus diintensifkan Polres Sumbawa Barat. Personel Satuan Samapta kembali menggelar patroli dialogis dengan menyisir jalur menuju kawasan Pantai Balat, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (22/08/2026).

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan aktivitas masyarakat di sepanjang jalur berlangsung aman dan kondusif. Selain memantau situasi, personel juga menyempatkan diri menyapa warga yang tengah beraktivitas.

Salah satu yang menjadi perhatian petugas adalah para pekerja bangunan yang ditemui di sepanjang jalur tersebut. Personel mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan saat menjalankan pekerjaan guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat serta mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Patroli ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di kawasan publik, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, patroli dialogis tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemantauan keamanan, tetapi juga menjadi ruang bagi personel untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Dengan komunikasi tersebut, kepolisian dapat memperoleh informasi mengenai situasi yang berkembang sekaligus memberikan imbauan sesuai kebutuhan warga.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Partisipasi aktif warga menjadi salah satu kunci untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin, Polres Sumbawa Barat berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan yang dapat mendukung keselamatan serta kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…