Berita

Dukung Astacita Presiden RI, Kanit Binmas Polsek Kenduruan Polresta Tuban Mengecek Tanaman Jagung Warga Petani

×

Dukung Astacita Presiden RI, Kanit Binmas Polsek Kenduruan Polresta Tuban Mengecek Tanaman Jagung Warga Petani

Share this article

.
.

TUBAN, Kenduruan — Mendukung program Astacita Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, jajaran Polda Jawa Timur terus mengawal langsung kegiatan pertanian warga.

Komitmen itu ditunjukkan Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H. bersama KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr. Opsla selaku Kapolresta Tuban, dan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. selaku Kapolsek Kenduruan.

Salah satu aksi nyata dilaksanakan pada Jumat (21/08/2026) di wilayah Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. BRIPKA Eko Hadi Saputro, Kanit Binmas Polsek Kenduruan Polresta Tuban, turun langsung ke lahan untuk mengecek perkembangan tanaman jagung milik warga petani binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Eko berdialog dengan petani terkait perawatan tanaman, pemupukan, hingga antisipasi hama. Ia juga memberikan motivasi agar petani terus semangat meningkatkan produktivitas jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional.

“Kami hadir untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan di tingkat bawah. Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut mengawal swasembada pangan sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Bripka Eko di sela peninjauan.

Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ke lahan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan masyarakat dan instansi terkait.

“Instruksi dari Bapak Karo SDM Polda Jatim jelas, kita harus hadir dan mendampingi petani. Dari Kenduruan ini kami berharap hasil panen jagung bisa meningkat dan ikut menopang ketahanan pangan di Tuban maupun Jawa Timur,” kata Kapolresta.

Sementara itu Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko menambahkan, Polsek Kenduruan akan rutin melakukan pendampingan dan monitoring ke kelompok tani. Hal ini sejalan dengan arahan Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno agar setiap personel Polri proaktif dalam program-program pemerintah.

Program ketahanan pangan melalui pendampingan tanaman jagung ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga stabilitas harga pangan, dan mendukung tercapainya swasembada pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya pendampingan langsung dari Polri di lapangan, para petani di Kenduruan mengaku merasa terbantu dan lebih semangat dalam mengelola lahannya. (eko/wono)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsep OtomatisPerang Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bima Ringkus dua dari tiga komplotan Pengedar 1,40 gram BB Disita Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bima Kabupaten Polda NTB kembali membongkar dan mengamalkan 2 orang yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis sabu yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Woha. Dua orang tersebut masing masing berinisial YY (L/24) warga Desa Dadibou dan IF (L/27) warga Desa Sanolo Kecamtan Bolo. Keduanya ditangkap pada Rabu (28/10/26) Sore. Keduanya ditangkap setelah Kasatreskoba Iptu M. Fikri Dafa Alfares S.Tr.K. mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebut adanya tiga orang yang dicurigai melakukan transaksi Narkoba jenis sabu di dusun Godo Desa Dadibou Kecamatan Woha. Berbekal informasi itu Kasat Resnarkoba memerintahkan tim Opsnal untuk melakukan pendalaman dan observasi untuk keakuratan informasi awal yang diterima. Setelah rangkaian itu, tim Opsnal langsung melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan mengamankan 2 terduga pelaku. Namun salah satu terduga pelaku berinisial HD melarikan diri. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasat Resnarkoba Iptu M.Fikri Dafa Alfares S.Tr.K., Lebih lanjut Kasat Resnarkoba menjelaskan, saat tim Opsnal mendekati Rumah HD, tim melihat YY dan IF yang langsung diamankan.Sementara HD yang saat itu langsung kabur melalui pintu dapur dan dikejar oleh petugas, saat kabur HD terlihat membuang sesuatu.Setelah di cari dan ditemukan barang tersebut merupakan 2 pocket Nerkoba jenis sabu. Tidak hanya sampai disitu tim gabungan yang melibatkan 7 personel Opsnal Satresnarkoba dan 2 Anggota Intelkam ini melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumah HD yang ikut disaksikan oleh warga setempat. Hasilnya tim menemukan 3 (tiga) poket kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu dan 1 alat hisab bong,2 unit handphone dan uang tunai Rp. 584.000., (lima ratus delapan puluh empat ribu rupiah). serta sejumlah BB lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Saat ini kedua terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima Kabupaten untuk menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik. “Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui peran masing-masing terduga pelaku dalam peredaran gelap narkoba dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain”. Kata Kasat Resnarkoba. Sedangkan satu terduga pelaku berinisial HD hingga saat ini masih terus diburu oleh petugas gabungan. “Hingga saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku”. Tutupnya
Berita

    Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bima…