Berita

Polisi Dorong Pertanian Lombok Barat Perkuat Pangan

×

Polisi Dorong Pertanian Lombok Barat Perkuat Pangan

Share this article
Labuapi, Lombok Barat - Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional kini terus digalakkan hingga ke tingkat desa. Di wilayah sektor pertanian Lombok Barat, aparat kepolisian mengambil peran aktif sebagai motor penggerak masyarakat dalam mengoptimalkan potensi agraris lokal. Langkah nyata ini terlihat dari personel Bhabinkamtibmas Desa Labuapi yang turun langsung ke lapangan. Mereka menyambangi serta memotivasi para warga dan petani di wilayah binaannya. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kemandirian pangan. Pihak kepolisian mendorong warga untuk tidak membiarkan lahan pekarangan sekitar rumah menganggur. Mereka mengajak masyarakat mengubahnya menjadi area produktif yang mampu menghasilkan tanaman pangan bergizi. Edukasi Humanis untuk Memajukan Pertanian Lombok Barat Dalam peninjauan tersebut, petugas Bhabinkamtibmas yang mengenakan seragam dinas lengkap tampak mendatangi langsung area bercocok tanam warga. Suasana dialogis dan humanis tercipta di tengah perkebunan jagung yang sedang tumbuh subur. Kehadiran aparat di tengah-tengah petani ini bukan sekadar kunjungan biasa. Langkah ini merupakan sebuah strategi untuk memberikan motivasi sekaligus menyosialisasikan program strategis pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional. Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan sebuah hal penting. Beliau menyatakan bahwa peran kepolisian saat ini juga mencakup aspek pendampingan kesejahteraan masyarakat. Sektor pertanian Lombok Barat menjadi salah satu fokus utama yang perlu mendapat perhatian khusus agar stabilitas pangan di tingkat daerah tetap terjaga dengan baik. "Kami menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk menjadi pelopor di desa binaan masing-masing. Kehadiran anggota di lapangan adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemanfaatan sekecil apa pun lahan yang mereka miliki akan berdampak besar bagi ketahanan pangan keluarga dan nasional," ujar Ipda Selamet Riadi saat memberikan keterangan resminya. Mengubah Lahan Tidur Menjadi Sumber Gizi Keluarga Melalui edukasi secara langsung di lapangan, pihak kepolisian mengajak warga untuk lebih produktif dalam mengelola lingkungan sekitar. Salah satu fokus utamanya adalah mengubah lahan pekarangan rumah yang tidak terpakai atau lahan tidur menjadi sumber pangan mandiri. Tanaman cepat panen seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, dan jagung yang sangat cocok untuk membudidayakannya di area pekarangan karena perawatannya yang relatif mudah. Langkah pemanfaatan lahan ini sehingga tidak hanya mampu memperkuat kedaulatan pangan di tingkat desa. Upaya ini juga dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan. Dengan memproduksi bahan pangan sendiri, masyarakat secara otomatis dapat menekan pengeluaran belanja rumah tangga. Mereka juga dapat memastikan kualitas nutrisi yang dikonsumsi oleh keluarga terjamin dengan baik. Komitmen Pendampingan Berkelanjutan untuk Kemajuan Pertanian Lombok Barat Seluruh rangkaian kegiatan sambang warga ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran petugas Bhabinkamtibmas mendapatkan respons yang sangat positif dari warga setempat. Banyak di antara petani dan pemilik lahan yang menyatakan komitmennya. Mereka siap terus mengoptimalkan lahan secara maksimal setelah mendapatkan arahan dan motivasi dari petugas. Pihak Kepolisian Sektor Labuapi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Pihak kepolisian berkomitmen akan terus melakukan pengawalan serta memberikan pendampingan secara konsisten kepada para petani setempat. Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan elemen masyarakat, diharapkan Kecamatan Labuapi dapat berkembang pesat. Wilayah ini ditargetkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam menciptakan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di sektor pertanian Lombok Barat.

Labuapi, Lombok Barat – Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional kini terus digalakkan hingga ke tingkat desa. Di wilayah sektor pertanian Lombok Barat, aparat kepolisian mengambil peran aktif sebagai motor penggerak masyarakat dalam mengoptimalkan potensi agraris lokal. Langkah nyata ini terlihat dari personel Bhabinkamtibmas Desa Labuapi yang turun langsung ke lapangan. Mereka menyambangi serta memotivasi para warga dan petani di wilayah binaannya.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kemandirian pangan. Pihak kepolisian mendorong warga untuk tidak membiarkan lahan pekarangan sekitar rumah menganggur. Mereka mengajak masyarakat mengubahnya menjadi area produktif yang mampu menghasilkan tanaman pangan bergizi.

Edukasi Humanis untuk Memajukan Pertanian Lombok Barat

Dalam peninjauan tersebut, petugas Bhabinkamtibmas yang mengenakan seragam dinas lengkap tampak mendatangi langsung area bercocok tanam warga. Suasana dialogis dan humanis tercipta di tengah perkebunan jagung yang sedang tumbuh subur. Kehadiran aparat di tengah-tengah petani ini bukan sekadar kunjungan biasa. Langkah ini merupakan sebuah strategi untuk memberikan motivasi sekaligus menyosialisasikan program strategis pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan sebuah hal penting. Beliau menyatakan bahwa peran kepolisian saat ini juga mencakup aspek pendampingan kesejahteraan masyarakat. Sektor pertanian Lombok Barat menjadi salah satu fokus utama yang perlu mendapat perhatian khusus agar stabilitas pangan di tingkat daerah tetap terjaga dengan baik.

“Kami menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk menjadi pelopor di desa binaan masing-masing. Kehadiran anggota di lapangan adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemanfaatan sekecil apa pun lahan yang mereka miliki akan berdampak besar bagi ketahanan pangan keluarga dan nasional,” ujar Ipda Selamet Riadi saat memberikan keterangan resminya.

Mengubah Lahan Tidur Menjadi Sumber Gizi Keluarga

Melalui edukasi secara langsung di lapangan, pihak kepolisian mengajak warga untuk lebih produktif dalam mengelola lingkungan sekitar. Salah satu fokus utamanya adalah mengubah lahan pekarangan rumah yang tidak terpakai atau lahan tidur menjadi sumber pangan mandiri. Tanaman cepat panen seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, dan jagung yang sangat cocok untuk membudidayakannya di area pekarangan karena perawatannya yang relatif mudah.

Langkah pemanfaatan lahan ini sehingga tidak hanya mampu memperkuat kedaulatan pangan di tingkat desa. Upaya ini juga dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan. Dengan memproduksi bahan pangan sendiri, masyarakat secara otomatis dapat menekan pengeluaran belanja rumah tangga. Mereka juga dapat memastikan kualitas nutrisi yang dikonsumsi oleh keluarga terjamin dengan baik.

Komitmen Pendampingan Berkelanjutan untuk Kemajuan Pertanian Lombok Barat

Seluruh rangkaian kegiatan sambang warga ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran petugas Bhabinkamtibmas mendapatkan respons yang sangat positif dari warga setempat. Banyak di antara petani dan pemilik lahan yang menyatakan komitmennya. Mereka siap terus mengoptimalkan lahan secara maksimal setelah mendapatkan arahan dan motivasi dari petugas.

Pihak Kepolisian Sektor Labuapi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Pihak kepolisian berkomitmen akan terus melakukan pengawalan serta memberikan pendampingan secara konsisten kepada para petani setempat.

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan elemen masyarakat, diharapkan Kecamatan Labuapi dapat berkembang pesat. Wilayah ini ditargetkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam menciptakan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di sektor pertanian Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…