Berita

Polsek Lembar Kawal Ketat Distribusi 50 Ton Jagung ke Bulog Demi Swasembada Pangan

×

Polsek Lembar Kawal Ketat Distribusi 50 Ton Jagung ke Bulog Demi Swasembada Pangan

Share this article
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Poktan Pade Maiq Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Terkendali

LOMBOK BARAT – Upaya penguatan ketahanan pangan nasional terus digalakkan di tingkat akar rumput. Di wilayah hukum Polres Lombok Barat, Kepolisian Sektor (Polsek) Lembar secara aktif memberikan pendampingan kepada kelompok tani guna memastikan alur distribusi hasil bumi berjalan lancar dan tepat sasaran. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui pengawalan distribusi puluhan ton jagung dari Desa Mareje menuju gudang Badan Urusan Logistik (Bulog).

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas dalam mendukung swasembada pangan yang menjadi perhatian pemerintah. Kehadiran personel Polri di tengah petani diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan bahwa hasil panen rakyat terserap secara maksimal oleh lembaga negara.

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani Pade Maiq

Pada giat terbaru, Bhabinkamtibmas Desa Mareje, AIPDA Ishak, melaksanakan pendampingan intensif terhadap Sdr. Marnah, perwakilan dari Kelompok Tani (Poktan) “Pade Maiq” yang berlokasi di Dusun Nyompal, Desa Mareje, Kecamatan Lembar. Pendampingan ini difokuskan pada pengiriman komoditas jagung hasil panen warga menuju Bulog BGR Pagutan yang berlokasi di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi.

Volume jagung yang didistribusikan dalam kesempatan ini mencapai jumlah yang signifikan, yakni sebesar 50,54 ton. Seluruh muatan tersebut diangkut menggunakan dua unit kendaraan truk besar untuk memastikan efisiensi waktu distribusi. Truk pertama dengan nomor polisi DR 8420 DQ dikemudikan oleh Sdr. Sari, sementara truk kedua dengan nomor polisi DR 8203 SD dikemudikan langsung oleh Sdr. Marnah.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lembar, Ipda Ruslan, S.H., menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan bukan sekadar fungsi pengamanan, melainkan bentuk dukungan moral dan teknis bagi para petani.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan tanpa kendala. Pendampingan pendistribusian jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan daerah sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran. Dengan tersalurnya hasil panen ke gudang Bulog, diharapkan dapat memenuhi stok cadangan pangan pemerintah RI serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para petani di wilayah Lembar,” ungkap Ipda Ruslan dalam keterangannya.

Standar Kualitas Ketat Menuju Gudang Bulog

Proses penyerapan hasil panen oleh Bulog tidak dilakukan secara sembarangan. Terdapat standar operasional prosedur (SOP) dan kriteria kualitas yang sangat ketat agar komoditas tersebut layak masuk ke dalam cadangan pangan nasional. Dalam pengiriman kali ini, jagung dari Poktan Pade Maiq mencatatkan performa yang sangat baik dengan kadar air (KA) berada di angka 11,36 persen.

Kadar air tersebut jauh berada di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan oleh Bulog, yakni 14 persen. Keberhasilan petani dalam menjaga kualitas hasil panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan di tingkat desa telah berjalan dengan efektif. Selain kadar air, Bulog mensyaratkan jagung harus sudah dalam bentuk pipilan bersih dari kotoran, serta telah dikemas dalam karung dengan berat minimal 70,30 kilogram per karung.

Ipda Ruslan menambahkan bahwa selain kualitas fisik, aspek administrasi juga menjadi kunci utama dalam kemitraan dengan Bulog. Kelompok Mitra Pengusaha (KMP) atau pemilik jagung diwajibkan melakukan pendaftaran resmi di kantor Bulog dengan melampirkan identitas diri (KTP), buku rekening BRI untuk transparansi pembayaran, serta Surat Izin Usaha (SIU) yang valid.

Dampak Ekonomi dan Stabilitas Pangan

Pendampingan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Lembar ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Dengan adanya pengawalan dari pihak kepolisian, potensi gangguan di perjalanan dapat diminimalisir, sehingga jagung dapat tiba di gudang tujuan tepat waktu dan dalam kondisi baik. Hal ini secara langsung berdampak pada kecepatan perputaran modal bagi petani.

Secara makro, distribusi besar seperti yang dilakukan Poktan Pade Maiq berkontribusi pada stabilitas harga jagung di tingkat lokal maupun nasional. Ketika Bulog mampu menyerap hasil panen petani dengan harga yang kompetitif, maka tengkulak tidak dapat mempermainkan harga di pasar bawah. Langkah ini tidak hanya menguntungkan petani dari sisi pendapatan, tetapi juga menjamin ketersediaan stok pangan yang memadai bagi masyarakat luas.

Polri berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan dalam rantai pasok pangan, mulai dari masa tanam hingga distribusi akhir, guna memastikan visi ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan di Kabupaten Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *