Berita

Tingkatkan Kedisiplinan Personel, Si Propam Polres Sumbawa Gelar Gaktibplin dan Razia Judi Online

×

Tingkatkan Kedisiplinan Personel, Si Propam Polres Sumbawa Gelar Gaktibplin dan Razia Judi Online

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Sumbawa melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) bagi seluruh personel Polri maupun ASN lingkup Polres Sumbawa. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Mako Polres Sumbawa ini dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran disiplin anggota, Senin (16/04/2026).

Kegiatan Gaktibplin ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Sumbawa beserta seluruh anggota jajaran Si Propam sesaat setelah pelaksanaan apel pagi. Pemeriksaan dilakukan secara mendetail, mulai dari aspek penampilan perorangan hingga kelengkapan administrasi pendukung tugas.

Sementara itu Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kasi Propam AKP I Ketut Puja, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara mendadak agar seluruh personel menjadi lebih terbiasa untuk bersikap tampang disiplin.

“Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, setiap anggota Polri wajib menunjukkan performa dan sikap tampang yang rapi serta tertib administrasi sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat,” ungkap Kasi Propam di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, petugas Propam menyisir barisan personel untuk mengecek sikap tampang seperti kerapian rambut, kumis, jenggot, serta kesesuaian penggunaan seragam dinas (Gampol) beserta atributnya. Selain itu, pemeriksaan administrasi perorangan juga menjadi sasaran utama, meliputi pemeriksaan KTA, KTP, SIM, hingga NPWP.

Menindaklanjuti atensi pimpinan Polri terkait pemberantasan perjudian di ruang digital, tim Si Propam juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap perangkat ponsel milik personel. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat atau menggunakan aplikasi judi online (Judol). Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim tidak menemukan adanya aplikasi maupun riwayat aktivitas perjudian di ponsel milik anggota.

Selain ponsel, kelengkapan fisik kendaraan pribadi maupun dinas milik personel turut diperiksa. Hal-hal seperti penggunaan spion standar, plat nomor yang berlaku, hingga penggunaan knalpot standar menjadi poin penting dalam pengecekan ini guna memastikan anggota Polri taat aturan lalu lintas.

Bagi personel yang kedapatan melanggar aturan ringan, Kasi Propam memberikan tindakan disiplin di tempat berupa sanksi fisik seperti push-up. Sementara bagi anggota yang masa berlaku surat kendaraan atau identitasnya telah habis, diperintahkan untuk segera melakukan pengurusan dan memperbaharui dokumen tersebut.

“Untuk pelanggaran kendaraan yang tidak lengkap, kendaraan tersebut diamankan sementara dan diwajibkan untuk segera dilengkapi kembali sesuai standar teknis sebelum diizinkan untuk digunakan kembali.” tambah AKP Ketut Puja.

Seluruh rangkaian kegiatan Gaktibplin yang berakhir pada pukul 09.00 WITA ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan dengan adanya pengawasan rutin ini, integritas dan kedisiplinan personel Polres Sumbawa tetap terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Tanah Sabalong Samawa. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…