Berita

Patroli Malam Gabungan Polres Dompu, Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

×

Patroli Malam Gabungan Polres Dompu, Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Share this article

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Dompu melaksanakan kegiatan patroli malam gabungan pada Senin (13/04/2026) pukul 21.40 WITA hingga 23.00 WITA di wilayah hukum Polres Dompu.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh PAMAPTA II Polres Dompu, IPDA Mutaqin, dengan melibatkan personel dari berbagai fungsi, antara lain Piket Provost, SPKT, Intelkam, Reskrim, dan Lalu Lintas.

Sebelum pelaksanaan patroli, IPDA Mutaqin memimpin apel malam serta memberikan arahan (APP) kepada seluruh personel yang terlibat guna memastikan kesiapan serta keseragaman tindakan di lapangan.

Patroli dilaksanakan secara mobile di sejumlah titik rawan, meliputi wilayah Kelurahan Monta Baru, Kandai Dua, Simpasai, Karijawa (Jembatan AKJ), Bali, Bada, hingga Dorotangga. Selain patroli mobiling, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan patroli difokuskan pada upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran remaja serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, khususnya di kawasan Jembatan AKJ.

PAMAPTA II Polres Dompu, IPDA Mutaqin dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami melaksanakan patroli secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, kami tekankan kepada seluruh anggota untuk selalu mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menjaga keselamatan diri dan masyarakat,” ujar IPDA Mutaqin.

Ia juga memberikan imbauan kepada anggota agar dalam bertindak di lapangan selalu sesuai dengan prosedur, mengedepankan pendekatan persuasif, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

“Anggota harus mampu membaca situasi di lapangan, bertindak cepat namun tetap terukur, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat agar tercipta rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri,” tambahnya.

Dari hasil kegiatan patroli, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Dompu terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, serta kehadiran personel Polri di lapangan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan patroli yang berjalan dengan baik.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan patroli malam yang dilakukan oleh personel Polres Dompu sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada seluruh anggota yang bertugas agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas.

“Kepada seluruh personel, kami ingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam bertugas, karena keluarga menunggu di rumah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” tutupnya.

Polres Dompu berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…