Berita

Bhabinkamtibmas Desa Rababaka Pantau Panen Jagung, Dorong Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

×

Bhabinkamtibmas Desa Rababaka Pantau Panen Jagung, Dorong Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Share this article

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Rababaka, Polsek Woja, AIPTU Purwanto melaksanakan pemantauan hasil panen jagung milik warga binaannya di So Reboisasi, Dusun Mantua, Desa Rababaka, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Senin (13/04/2026) pukul 10.10 WITA hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan jagung milik Sukardin (45) dengan luas 1 hektare. Tanaman jagung varietas hibrida merk SAGE HULK tersebut telah memasuki usia 140 hari dan saat ini berada pada masa panen di bulan April 2026, dengan estimasi hasil panen mencapai ±7 ton.

Dalam pelaksanaan kegiatan, AIPTU Purwanto tidak hanya melakukan pemantauan, namun juga memberikan pendampingan serta imbauan kepada petani terkait penjualan hasil panen.

“Kami mengimbau kepada para petani agar menjual hasil panennya ke Bulog sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah. Kami siap mendampingi proses distribusi hingga ke gudang Bulog agar berjalan aman dan lancar,” ujar AIPTU Purwanto.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi penting terkait keselamatan masyarakat, khususnya larangan penggunaan aliran listrik, genset, maupun perangkat sejenis untuk menjebak hama seperti babi hutan.

“Kami mengingatkan agar petani tidak menggunakan aliran listrik untuk menjebak hama, karena sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan orang lain yang sedang melakukan pengawasan di lahan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Purwanto juga memberikan motivasi kepada warga binaannya agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian.

“Pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan kita. Teruslah bekerja dengan tekun, manfaatkan lahan secara optimal, dan jaga kebersamaan serta keamanan lingkungan,” tambahnya.

Kapolsek Woja, IPTU Muh. Norkurniawan, S.H menyampaikan apresiasi atas kinerja Bhabinkamtibmas yang aktif hadir di tengah masyarakat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan petani dan keberhasilan program ketahanan pangan,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres Dompu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari program strategis nasional.

“Kami akan terus mendorong seluruh jajaran untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal. Ini merupakan kontribusi nyata Polri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petani dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keselamatan dan keamanan dalam aktivitas pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…