Berita

Bhabinkamtibmas Batulayar Dorong Warga Manfaatkan Lahan Kosong

×

Bhabinkamtibmas Batulayar Dorong Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Share this article
Upaya Desa Batulayar Wujudkan Kemandirian Pangan Lewat Greenhouse

Lombok Barat, NTB – Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional kini semakin masif dilakukan hingga ke pelosok desa. Di Kabupaten Lombok Barat, Personel Bhabinkamtibmas Desa Batulayar terus mengintensifkan kegiatan sambang dialogis sebagai langkah nyata mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas dan kemandirian pangan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (21/1) ini dipusatkan di Dusun Batulayar, Kecamatan Batulayar. Dalam aksi lapangan tersebut, petugas kepolisian menyasar para petani serta warga pemilik lahan kosong untuk diberikan edukasi serta pendampingan teknis mengenai pemanfaatan lahan produktif. Langkah ini bertujuan untuk mengubah lahan yang sebelumnya tidak tergarap menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis tinggi.

Inovasi Budidaya Polibag di Area Perbukitan

Berdasarkan fakta visual di lokasi, personel Bhabinkamtibmas terjun langsung memberikan pendampingan kepada warga yang sedang mengelola budidaya tanaman pangan. Menariknya, keterbatasan kontur tanah di area perbukitan tidak menjadi penghalang. Warga setempat memanfaatkan sistem polibag untuk menanam berbagai komoditas dapur.

Terlihat puluhan bibit tanaman cabai yang tertata rapi di lereng-lereng perbukitan. Penggunaan polibag dinilai sangat efektif untuk wilayah dengan kemiringan tertentu karena memudahkan dalam perawatan dan pengawasan nutrisi tanaman. Inisiatif mandiri ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan harian rumah tangga sekaligus menekan angka inflasi yang sering dipicu oleh fluktuasi harga bumbu dapur seperti cabai.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga dalam mengelola potensi lokal tersebut. Menurutnya, peran kepolisian saat ini tidak hanya terbatas pada sektor keamanan, tetapi juga sebagai motivator pembangunan ekonomi desa.

“Kami melalui fungsi Bhabinkamtibmas berkomitmen untuk terus mengawal program ketahanan pangan ini. Polri hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi menjadi rekan diskusi dan penggerak bagi warga agar lebih produktif dalam mengelola lahan. Jika setiap rumah tangga memiliki kemandirian pangan, maka ketahanan pangan nasional secara otomatis akan semakin kokoh,” ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.

Pemanfaatan Greenhouse dan Sistem Akuaponik

Selain sektor pertanian konvensional, pemantauan di lokasi lain menunjukkan adanya inovasi yang lebih maju. Beberapa warga mulai membangun sistem pertanian terpadu dengan mendirikan instalasi greenhouse sederhana. Fasilitas ini mengintegrasikan budidaya sayuran dengan kolam ikan melalui sistem akuaponik.

Langkah inovatif ini mendapat sorotan positif karena mampu memaksimalkan lahan yang sangat terbatas. Dalam satu instalasi, warga bisa memanen sayuran segar sekaligus mendapatkan sumber protein hewani dari ikan yang dipelihara di bawahnya. Sinergi antara kotoran ikan sebagai pupuk alami bagi tanaman menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan minim biaya operasional.

Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., yang turut memantau perkembangan di wilayahnya, menegaskan bahwa edukasi secara berkelanjutan adalah kunci keberhasilan program ini. Pihaknya terus mendorong personil di lapangan untuk tidak bosan mengajak masyarakat menanam komoditas produktif.

“Kami secara rutin mensosialisasikan agar masyarakat konsisten menanam tanaman seperti cabai, terong, dan tomat. Melalui sistem akuaponik dan greenhouse ini, warga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasar. Kami ingin Desa Batulayar menjadi pelopor kemandirian pangan di Lombok Barat dengan memanfaatkan teknologi pertanian tepat guna,” ungkap AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K.

Dukungan Polri Terhadap Program Strategis Pemerintah

Kegiatan sambang dialogis dan pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan berkelanjutan yang digagas oleh Pemerintah Pusat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan dapat memangkas hambatan psikologis maupun teknis yang dihadapi masyarakat dalam memulai usaha tani mandiri.

Polri berkomitmen untuk hadir sebagai jembatan informasi antara kebijakan pemerintah dan implementasi di tingkat akar rumput. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Desa Batulayar diharapkan dapat bertransformasi menjadi desa mandiri yang mampu mengelola potensi sumber daya alamnya secara maksimal demi kesejahteraan bersama.

Dengan semangat gotong royong antara aparat kepolisian dan warga, optimalisasi lahan produktif di Desa Batulayar menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan dampak positif bagi ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan global saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…