Berita

Polantas Menyapa Sasar Pokdarwis di Giri Menang Square

×

Polantas Menyapa Sasar Pokdarwis di Giri Menang Square

Share this article
Polantas Menyapa Sasar Pokdarwis di Giri Menang Square

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat secara konsisten menggelar aksi nyata di lapangan. Pada Senin sore, 19 Januari 2026, personel dari Unit Turjawali Sat. Lantas Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis melalui program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa” yang dipusatkan di kawasan strategis Bundaran Giri Menang Square (GMS).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.30 WITA ini bukan sekadar patroli rutin biasa, melainkan sebuah pendekatan humanis yang bertujuan untuk menjalin komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Fokus utama kali ini adalah menyasar kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Tanjung Gunung, mengingat peran strategis mereka dalam menjaga citra positif dan ketertiban di kawasan destinasi wisata Lombok Barat.

Pendekatan Humanis Melalui Polantas Menyapa

Program “Polantas Menyapa” dirancang sebagai jembatan untuk mengubah stigma kepolisian yang kaku menjadi lebih hangat dan komunikatif. Di bawah kendali langsung dari pimpinan Polres Lombok Barat, para personel di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan sisi edukasi daripada penindakan hukum semata.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di titik keramaian seperti Giri Menang Square, sangat krusial. “Kami ingin memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Melalui unit Turjawali, kami mengedepankan patroli dialogis agar masyarakat tidak merasa sungkan untuk berinteraksi dan memahami aturan keselamatan di jalan raya,” ujar AKBP Yasmara Harahap.

Beliau menambahkan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan pendekatan persuasif seringkali lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran kolektif daripada sekadar memberikan sanksi administratif.

Edukasi Keselamatan bagi Pokdarwis Tanjung Gunung

Dalam pelaksanaan di lapangan, empat personel yang bertugas, yakni Aipda Gede Bhorneawan, Aipda Dewa Made Mahendra, Bripka Mashun, dan Bripka Ngurah Eko, secara aktif menghampiri anggota Pokdarwis Tanjung Gunung. Mereka memberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan helm standar, kelengkapan surat kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas yang ada di seputaran Bundaran GMS.

Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pemilihan sasaran Pokdarwis bukan tanpa alasan. “Kelompok Sadar Wisata adalah garda terdepan dalam menyambut wisatawan. Jika mereka memiliki pemahaman yang baik mengenai tertib berlalu lintas, mereka dapat menjadi contoh atau role model bagi masyarakat luas dan pengunjung wisata lainnya,” tuturnya.

Iptu Anton Prasetya Wijaya juga menekankan tiga poin utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini. “Petugas lalu lintas hadir menyapa dengan ramah, memberikan edukasi, serta membantu kelancaran arus kendaraan. Dengan demikian, publik akan merasakan tiga hal penting, yaitu rasa aman, kenyamanan berkendara, dan terjaganya keselamatan di jalan,” pungkas Kasat Lantas.

Menciptakan Keamanan dan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Selain memberikan edukasi, personel Sat Lantas Polres Lombok Barat juga sigap melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Bundaran Giri Menang Square. Mengingat waktu sore hari merupakan jam padat kendaraan, kehadiran personel di lapangan sangat membantu dalam mengurai potensi kemacetan.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini menunjukkan komitmen Polres Lombok Barat dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Masyarakat yang berada di lokasi memberikan respon positif atas kehadiran petugas yang dinilai sangat membantu, terutama saat membantu menyeberangkan jalan atau sekadar memberikan arah bagi pengendara yang kebingungan.

Harapannya, melalui konsistensi program “Polantas Menyapa”, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lombok Barat dapat ditekan secara signifikan. Sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat seperti Pokdarwis diharapkan mampu menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih beradab dan selamat bagi semua pengguna jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…