Berita

Aksi Heroik di Polres Bima Kota, Kapolres Bima Kota Berhasil Persuasif Seorang Pria Turun dari Atap

×

Aksi Heroik di Polres Bima Kota, Kapolres Bima Kota Berhasil Persuasif Seorang Pria Turun dari Atap

Share this article

Kota Bima, NTB (13 Januari 2026) Mapolres Bima Kota mendadak heboh pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, setelah seorang pria nekat naik ke atas atap gedung Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bima Kota.

Pria tersebut diketahui bernama Haryanto alias Anto (31), warga Kelurahan Kumbe. Yang bersangkutan dilaporkan telah berada di atas atap gedung Reskrim sejak Selasa dini hari dan menolak untuk turun meskipun telah dilakukan upaya pendekatan secara persuasif oleh petugas sejak pukul 06.00 WITA.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa pihaknya terus mengedepankan pendekatan humanis demi keselamatan yang bersangkutan.

“Setelah upaya persuasif awal belum membuahkan hasil, saya bersama petugas naik ke atas gedung menggunakan mobil skylift untuk melakukan pendekatan langsung,” ujar Kapolres.

Dalam proses tersebut, Kapolres Bima Kota juga melibatkan istri dari Haryanto alias Anto untuk membantu membujuk yang bersangkutan agar bersedia turun. Proses bujukan berlangsung sekitar 30 menit, hingga akhirnya Haryanto luluh dan tersentuh dengan kata-kata serta sikap Kapolres Bima Kota yang ditujukan kepadanya, selanjutnya menjabat tangan serta memeluk Kapolres Bima Kota sebagai ungkapan bahwa dia percaya dan bersedia mengikuti ajakan Kapolres Bima Kota untuk bersama-sama turun menggunakan skylift.

“Proses evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 09.45 WITA. Yang bersangkutan turun dengan selamat tanpa mengalami luka,” jelas Kapolres.

Diketahui, Haryanto naik ke atap gedung Reskrim melalui lubang ventilasi lantai dua pada dini hari. Berdasarkan hasil pemantauan awal, yang bersangkutan diduga mengalami tekanan psikologis atau depresi.

Setelah berhasil dievakuasi, Haryanto langsung diamankan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan kondisi fisik dan mentalnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Haryanto alias Anto diamankan oleh Polsek Rasanae Timur terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Kumbe pada tanggal 10 Januari 2026.

Kapolres Bima Kota menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan permasalahan masyarakat, serta memastikan keselamatan seluruh pihak dalam setiap situasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…