Berita

Kapolsek Gerung Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan Ulama Lombok Barat

×

Kapolsek Gerung Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan Ulama Lombok Barat

Share this article
Sinergi Ulama-Umara: Kapolsek Gerung Kunjungi Ponpes di Mesanggok

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya memelihara kondusivitas wilayah dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama, Kapolsek Gerung melakukan kunjungan strategis ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan sinergi guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga melalui pendekatan yang harmonis.

Pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026, Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, memimpin langsung rombongan menuju Desa Mesanggok. Kehadiran jajaran Polsek Gerung ini disambut hangat oleh para pimpinan pondok pesantren yang menjadi pilar pendidikan agama di wilayah tersebut.

Membangun Komunikasi Dua Arah di Ponpes Manbaul Ulum

Kunjungan diawali tepat pukul 09.00 WITA di Yayasan Pondok Pesantren Manbaul Ulum yang terletak di Dusun Dasan Ketujur Barat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Gerung didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polsek, di antaranya Kanit Samapta IPDA Sukiono, Ps. Kanit Reskrim AIPTU I Ketut Mudia, S.H., dan Ps. Kanit Intelkam AIPTU Sukadi, S.H.

AKP Lale Dewi Lungit Tanauran menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan bentuk silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antara aparat penegak hukum dan para ulama. Ia menekankan bahwa peran tokoh agama sangat vital dalam meredam potensi isu sensitif di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas waktu dan kesempatan yang diberikan. Kunjungan ini bertujuan membangun sinergi dalam menciptakan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Gerung dan Kabupaten Lombok Barat. Mengingat peran strategis para ulama sebagai mitra Polri, komunikasi seperti ini sangat penting untuk meredam isu-isu yang berkembang di masyarakat,” ujar AKP Lale Dewi dalam penyampaiannya.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Ponpes Manbaul Ulum, TGH. Muhajirin Ismail, yang didampingi oleh Ustadz Sahlan dan Ustadz Hasan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama dan umara (pemimpin) adalah kunci utama ketenteraman daerah.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Kami siap mendukung Kepolisian dan berkomitmen untuk terus berkoordinasi apabila terdapat permasalahan di lingkungan warga. Kami berharap komunikasi dua arah ini terus terjalin rutin demi menjaga kerukunan umat beragama,” ungkap TGH. Muhajirin Ismail.

Menjaga Kondusivitas di Pondok Pesantren Darunnadwah

Setelah menyelesaikan agenda di Manbaul Ulum, rombongan Kapolsek melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darunnadwah di Dusun Dasan Ketujur Timur pada pukul 10.35 WITA. Kehadiran pihak kepolisian disambut langsung oleh pimpinan pondok pesantren, TGH. Muhzar Bohari Muslim.

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, Kapolsek Gerung kembali menegaskan harapannya agar hubungan baik ini menjadi pondasi bagi stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Gerung. Beliau berharap melalui kedekatan emosional ini, setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini secara bersama-sama.

TGH. Muhzar Bohari Muslim mengapresiasi dedikasi Polsek Gerung yang selama ini telah menjaga keamanan wilayah, sehingga para santri dapat menjalankan aktivitas belajar dan ibadah dengan tenang tanpa rasa khawatir.

“Kami merasa sangat terhormat dikunjungi oleh Ibu Kapolsek. Pesantren adalah rumah bagi kita semua, dan dengan dukungan Kepolisian, kami optimis mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga taat pada hukum negara. Terima kasih atas dedikasi Polsek Gerung dalam menjaga kondusivitas, sehingga lingkungan kami tetap aman, tertib, dan religius,” tutur TGH. Muhzar Bohari Muslim.

Komitmen Keberlanjutan Kemitraan Strategis

Rangkaian kegiatan silaturahmi ini berakhir pada pukul 12.00 WITA dalam situasi yang aman dan lancar. Hasil dari pertemuan ini membuahkan komitmen kuat untuk memperkuat kemitraan antara Polsek Gerung dengan tokoh agama di wilayah Kecamatan Gerung.

Langkah preventif melalui pendekatan dialogis ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas Kamtibmas yang berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama yang harmonis, segala bentuk tantangan sosial dan potensi konflik di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan para tokoh ulama.

Kemitraan yang terjalin antara Polsek Gerung dan para tokoh agama di Desa Mesanggok ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan instrumen terpenting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…