Berita

Polisi Hadir di Lombok Barat, Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan Jadi Lumbung Pangan

×

Polisi Hadir di Lombok Barat, Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan Jadi Lumbung Pangan

Share this article
Bhabinkamtibmas Lombok Barat Ajarkan Warga Ubah Pekarangan Jadi Aset Pangan Produktif

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, salah satunya melalui upaya penguatan ketahanan pangan di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif oleh para Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di berbagai wilayah, termasuk di Desa Kuranji, Lombok Barat.

Pada hari Jumat, 12 Desember 2025, Bhabinkamtibmas Desa Kuranji, Aipda Nym Adi Wijaya, melaksanakan kunjungan dan silaturahmi yang strategis kepada warga binaannya. Kunjungan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik, namun juga membawa misi penting: mensosialisasikan dan mendorong implementasi program ketahanan pangan mandiri.

Menggugah Kesadaran Warga Melalui Kunjungan Silaturahmi

Aipda Nym Adi Wijaya aktif menyambangi kediaman warga di Desa Kuranji. Dalam suasana penuh keakraban, ia menjelaskan pentingnya ketahanan pangan, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu. Kegiatan silaturahmi ini menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara langsung dan personal, memastikan informasi terserap dengan baik oleh masyarakat.

Inti dari kunjungan tersebut adalah mengajak warga untuk proaktif memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia, baik itu lahan produktif yang luas maupun hanya pekarangan rumah. Pemanfaatan ini difokuskan pada kegiatan pertanian, peternakan, atau perikanan skala rumah tangga.

“Kami datang tidak hanya untuk menjaga Kamtibmas, tetapi juga untuk membantu masyarakat berdaya secara ekonomi dan pangan,” ujar Aipda Adi Wijaya di sela-sela kunjungannya. “Setiap rumah, setiap pekarangan, bisa menjadi lumbung pangan kecil. Dengan menanam tanaman pangan bergizi seperti sayuran atau memelihara ternak/ikan, kita bisa menjamin ketersediaan makanan untuk keluarga sehari-hari,” tambahnya.

Mendorong Implementasi Program Pemanfaatan Lahan Pekarangan

Program pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu solusi cerdas dalam menghadapi tantangan pangan. Bhabinkamtibmas Kuranji secara khusus menekankan bahwa kegiatan ini tidak memerlukan modal besar, melainkan kemauan dan kreativitas.

Warga didorong untuk menanam komoditas yang mudah tumbuh dan bernilai gizi tinggi, seperti cabai, tomat, sayuran hijau, hingga memelihara ayam atau ikan dalam kolam terpal sederhana. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan biaya belanja harian, tetapi juga meningkatkan asupan gizi keluarga.

“Kami mendorong masyarakat untuk melihat pekarangan bukan sekadar halaman, tetapi sebagai aset produktif. Ini adalah langkah konkret menuju kemandirian pangan. Kami ingin masyarakat Desa Kuranji tidak hanya aman dari gangguan kamtibmas, tetapi juga aman dari ancaman kelaparan,” tegas Aipda Adi Wijaya.

Respons Positif dan Harapan Peningkatan Kesejahteraan

Hasil dari kegiatan kunjungan ini disambut baik oleh warga binaan. Mereka menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan yang disosialisasikan. Terjalinnya komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengimplementasikan program-program strategis di tingkat desa.

Kapolsek Labuapi, Polres Lombok Barat, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, turut memberikan apresiasi dan konfirmasi terkait kegiatan Bhabinkamtibmas di wilayahnya.

“Laporan dari Aipda Nym Adi Wijaya sangat positif. Kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan Bhabinkamtibmas di Desa Kuranji berjalan lancar dan kondusif,” kata Ipda I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan. “Ini adalah bukti nyata bahwa Polri, melalui Bhabinkamtibmas, hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motivator dan fasilitator program pembangunan. Fokus kami saat ini adalah menguatkan sinergi dengan masyarakat guna mendukung penuh program ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan setiap lahan yang ada,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Lombok Barat untuk secara aktif memanfaatkan potensi lahan demi mencapai ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan. Kesejahteraan masyarakat Desa Kuranji diyakini akan semakin meningkat seiring dengan kemandirian mereka dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…