Berita

Sat Lantas Polres Lombok Barat Gencarkan Gatur Pagi di Bundaran GMS

×

Sat Lantas Polres Lombok Barat Gencarkan Gatur Pagi di Bundaran GMS

Share this article
Jamin Kamseltibcarlantas, Sat Lantas Lobar Fokus Gatur Pagi dan Penindakan

Lombok BaratNTB – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui kegiatan rutin Pengaturan Lalu Lintas Pagi (Gatur Pagi). Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif pada hari Senin, 17 November 2025, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, dengan fokus utama di area krusial Bundaran Gerung Makmur Sejahtera (GMS). Kehadiran personel Sat Lantas di lokasi ini bertujuan vital untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, menekan potensi kemacetan, dan mencegah terjadinya kecelakaan di jam sibuk masyarakat memulai aktivitas harian.

Bundaran GMS merupakan salah satu simpul penting yang menjadi titik temu pergerakan warga, baik yang hendak menuju pusat perkantoran, sekolah, maupun pasar. Oleh karena itu, kepadatan kendaraan di lokasi ini seringkali tak terhindarkan. Melalui Gatur Pagi, personel Sat Lantas berupaya keras mengurai kepadatan, sekaligus menegakkan disiplin berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Fokus Utama: Pengaturan Arus dan Tindakan Preventif Kecelakaan

Kegiatan Gatur Pagi yang dipimpin langsung oleh personel Sat Lantas Polres Lombok Barat ini mencakup beberapa poin strategis. Prioritas utama adalah mengatur arus lalu lintas secara manual di titik-titik yang teridentifikasi rawan kemacetan dan kecelakaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pergerakan kendaraan berlangsung lancar dan minim hambatan, terutama saat volume kendaraan memuncak.

Selain pengaturan arus, petugas di lapangan juga melaksanakan langkah-langkah preventif dan penindakan terbatas terhadap pelanggaran kasatmata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Fokus teguran dan penindakan diarahkan pada beberapa jenis pelanggaran spesifik, seperti pengendara roda dua yang tidak mengenakan helm standar, kasus bonceng tiga, penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (knalpot brong/racing). Tindakan ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya edukasi dan penekanan terhadap faktor-faktor risiko yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pelayanan Humanis: Prioritas Keamanan Pejalan Kaki

Di tengah kesibukan mengatur kendaraan bermotor, aspek pelayanan humanis juga menjadi bagian tak terpisahkan dari Gatur Pagi. Petugas Sat Lantas secara aktif membantu menyeberangkan masyarakat, khususnya pejalan kaki, anak sekolah, dan lansia, yang hendak melaksanakan aktivitasnya. Kehadiran polisi yang membantu penyeberangan ini memberikan rasa aman dan nyaman, serta meminimalisir risiko tertabrak kendaraan di jalur padat.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K., menegaskan bahwa Gatur Pagi adalah wujud nyata dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan pelayanan rutin yang harus dilaksanakan dengan maksimal.

“Kegiatan Gatur Pagi ini adalah manifestasi komitmen kami untuk memastikan masyarakat Lombok Barat dapat memulai aktivitasnya dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Iptu Dina Rizkiana.

Lebih lanjut, Iptu Dina Rizkiana juga menyampaikan pesan terkait penindakan yang dilakukan. “Kami juga melaksanakan penindakan dan teguran terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi. Ini bukan tentang sanksi semata, tapi tentang keselamatan jiwa. Kami memberikan teguran keras, khususnya untuk pelanggaran tidak menggunakan helm, bonceng tiga, hingga knalpot brong, karena pelanggaran-pelanggaran ini sering menjadi pemicu fatalitas kecelakaan. Kami ingin memastikan kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mendisiplinkan para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

Dampak Positif dan Optimasi Kamseltibcarlantas

Rutinnya pelaksanaan Gatur Pagi ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan. Selain mengurai kemacetan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai deteran terhadap niat pelaku kejahatan dan pelanggar lalu lintas. Kehadiran Polisi Lalu Lintas di jalan pada jam-jam rawan secara tidak langsung turut menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif.

Optimalisasi untuk keamanan dan ketertiban ini selaras dengan tujuan kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Dengan terus mengedukasi dan menindak pelanggaran, Sat Lantas Polres Lombok Barat berupaya menanamkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Diharapkan, dengan disiplin yang makin tinggi, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Lombok Barat dapat terus ditekan, sehingga aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.

Imbauan Bagi Pengendara di Lombok Barat

Personel Sat Lantas mengimbau seluruh pengguna jalan di Lombok Barat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Kedisiplinan diri merupakan kunci utama dalam menjaga Kamseltibcarlantas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan secara konsisten adalah:

  • Selalu menggunakan helm standar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.

  • Tidak berboncengan melebihi kapasitas (maksimal 2 orang).

  • Tidak menggunakan knalpot yang memicu kebisingan (knalpot brong/racing).

  • Tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang karena sangat berisiko.

Dengan sinergi antara kepolisian dan kesadaran masyarakat, diharapkan lalu lintas di Kabupaten Lombok Barat akan semakin tertib, aman, dan lancar setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…