Berita

Bhabinkamtibmas Desa Teratak Dampingi Pendistribusian Makanan Bergizi Gratis di Batukliang Utara

×

Bhabinkamtibmas Desa Teratak Dampingi Pendistribusian Makanan Bergizi Gratis di Batukliang Utara

Share this article

Lombok Tengah – Dalam rangka mendukung program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), Bhabinkamtibmas Desa Teratak, Aipda I Dewa Gede Putu Yudana, anggota Polsek Batukliang Utara Polres Lombok Tengah, Polda NTB, melaksanakan pendampingan dan pengawasan kegiatan pendistribusian makanan bergizi gratis di wilayah Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai ini dipusatkan di Dapur Yayasan Pondok Pesantren Wire Sentane Tanak Embang, Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Desa Teratak, Sertu Samsudin, bersama perwakilan dari SPPG Yayasan Pondok Pesantren Wire Sentane Tanak Embang sebagai pelaksana program di lapangan.

Adapun sasaran pendistribusian MBG kali ini adalah siswa-siswi TK, SD, SMP, dan SMA yang tersebar di Desa Teratak dan Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, dengan total penerima manfaat mencapai 3.368 orang siswa dari 32 sekolah.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah agar tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkualitas. Program ini berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) dan dijalankan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Teratak melakukan pengawasan langsung untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Mereka juga memantau proses distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat serta memastikan tidak ada kendala di lapangan.

Selain melakukan pendampingan, Aipda I Dewa Gede Putu Yudana juga menjalin komunikasi dengan masyarakat dan pihak sekolah untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta imbauan agar setiap sekolah memeriksa makanan terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa, guna mencegah kemungkinan terjadinya keracunan makanan.

“Kami memastikan pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis ini berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aipda I Dewa Gede Putu Yudana di sela kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…