Berita

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Biddokkes Polda Sulut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojol

×

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Biddokkes Polda Sulut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojol

Share this article

 

MANADO, Humas Polda Sulut – Tim Kesehatan dari Bidang Dokkes Polda Sulut menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online (Ojol) yang berada di Kota Manado dan sekitarnya.

Kegiatan pemeriksaan gratis dilakukan sejak hari Selasa (10/6/2025) di Posko Kesehatan Bidang Dokkes Polda Sulut dan sejumlah pangkalan ojek yang ada di Kota Manado, antara lain pangkalan ojol Depan KFC Multimart Coco, pangkalan Ojol Bahu, pangkalan ojol Samrat, pangkalan ojol Jalan Bethesda, pangkalan ojol Pasar Segar, dan pangkalan ojol Komo Dalam.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan, kegiatan ini merupakan bagian dari menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2025.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sulut dan jajaran menggelar berbagai kegiatan sosial, diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis kepada para pengemudi ojek online,” ujarnya, Kamis (12/6/2025) di Polda Sulut.

Terpantau sampai dengan saat ini jumlah pengemudi yang diberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Tim Kesehatan Biddokkes Polda Sulut sebanyak kurang lebih 300 orang pengemudi ojek online, dengan target sampai 1.500 pengemudi ojol hingga tanggal 16 Juni 2025.

“Adapun pemeriksaan yang diberikan diantaranya pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan asam urat dan pemeriksaan cholesterol,” lanjutnya.

Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat khususnya dampak kesehatan kepada para pengemudi ojol di Kota Manado.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat khususnya peningkatan kesehatan kepada para pengemudi ojek online,” pungkasnya.

Ditambahkan oleh Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif, kegiatan ini merupakan salah satu program Biddokkes Polda Sulut untuk meningkatkan taraf kesehatan personel Polri maupun masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan kemanusiaan Polda Sulut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,” singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…