Berita

Peringatan Waisak di Lombok Barat: Pengamanan Polsek Jamin Ketentraman

×

Peringatan Waisak di Lombok Barat: Pengamanan Polsek Jamin Ketentraman

Share this article
Peringatan Waisak di Lombok Barat: Pengamanan Polsek Jamin Ketentraman

Sekotong, Lombok Barat – Suasana khidmat menyelimuti Vihara Giri Ratana Surya Lenong, Dusun Makam Kedaro, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, saat umat Buddha melaksanakan peringatan detik-detik Trisuci Waisak 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (12/5/2025) mulai pukul 23.30 Wita hingga selesai ini berjalan aman dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Sekotong.

Anggota Polsek Sekotong sigap melaksanakan pengamanan di lokasi vihara. Kegiatan pengamanan ini memastikan jalannya persembahyangan yang diikuti oleh sekitar 30 umat Buddha berlangsung dengan lancar dan tanpa gangguan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., dalam keterangan tertulisnya menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan pengamanan tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan peringatan detik-detik Trisuci Waisak di Vihara Giri Ratana Surya Lenong dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Ini semua berkat kesiapsiagaan anggota di lapangan dan juga kerjasama yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Situasi Kamtibmas Kondusif dan Rasa Aman Umat

Lebih lanjut, Iptu I Ketut Suriarta menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif.

Serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Buddha yang tengah melaksanakan persembahyangan. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi ibadah memberikan ketenangan bagi para peserta.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita umat Buddha dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk tanpa adanya rasa khawatir. Situasi yang aman dan nyaman adalah prioritas utama kami,” tegas Kapolsek.

Apresiasi Masyarakat kepada Polsek Sekotong

Upaya pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Sekotong mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat, khususnya umat Buddha yang hadir dalam peringatan detik-detik Trisuci Waisak.

Ucapan terima kasih disampaikan atas dedikasi dan profesionalisme anggota kepolisian dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

Monitoring Ketat dari Kapolsek

Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, secara langsung memonitor jalannya kegiatan pengamanan. Memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional.

Situasi di sekitar vihara terus dipantau hingga seluruh rangkaian acara selesai dan umat kembali ke kediaman masing-masing.

“Kami terus memantau perkembangan situasi hingga kegiatan benar-benar selesai dan dipastikan aman. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah tanggung jawab kami,” pungkas Iptu I Ketut Suriarta.

Kegiatan peringatan detik-detik Trisuci Waisak 2025 di Vihara Giri Ratana Surya Lenong berakhir dengan situasi terpantau aman dan kondusif.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga, khususnya dalam menjalankan ibadah keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…